Home / Headline / Syakir Kecewa Berat

Syakir Kecewa Berat

Palembang, BP

Kelanjutan kompetisi Qatar National Bank (QNB) League belum jelas. Pemain sayap Sriwijaya FC (SFC), Syakir Sulaiman, kecewa.

Tadinya pemilik jersey 92 Laskar Wong Kito itu menaruh harapan sangat besar terhadap pertemuan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Imam Nahrawi dengan perwakilan 18 klub peserta QNB League dan PT Liga Indonesia di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (27/4) sore lalu. Harapan itu harus kandas karena ternyata pertemuan deadlock.

Baca:  SFC Tanpa Kiper Andalan

“Saya bingung memberikan jawaban masalah ini (hasil pertemuan dengan Menpora-red), pastinya saya sangat kecewa dan menyayangkannya,” ujar Syakir, Selasa (28/4).

Mantan pemain Persiba Balikpapan itu sangat prihatin dengan kondisi sepakbola Indonesia. Mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 tersebut sangat khawatir FIFA menjatuhkan sanksi. “Kok harus ribut terus, sayang jika terkena sanksi FIFA,” katanya.

Bila sampai sanksi dijatuhkan pada Indonesia, maka semuanya akan terkena dampak. Tidak akan ada kompetisi yang berhasil digulirkan dan pemain paling dirugikan.

Baca:  QNB Dihentikan, Pemain SFC Bingung

“Jika terjadi seperti ini, secara otomatis, pemainlah yang dirugikan, karena sepakbola adalah tempat para pemain mencari uang,” katanya.

Syakir berharap ada jalan terbaik dan tidak ada lagi kekisruhan yang terjadi antara petinggi sepakbola Indonesia.

Rapat antara Menpora dengan peserta QNB League dan PT Liga Indonesia di Kantor Menpora, dipimpin Menpora Imam Nahrawi yang didampingi Deputi V Bidang Harmoninasi dan Kemitraan Gatot S Dewa Broto.PT Liga diwakili CEO-nya, Joko Driyono dan Sekretaris Tigor Shalomboboy.

Baca:  Gol Semata Wayang dari Titik Penalti

Selain perwakilan 18 klub, ada pula representasi PSSI, yaitu Ketua Tim Pembela PSSI Togar Manahan Nero. Dalam pertemuan Menpora meminta QNB League digulirkan di bawah Tim Transisi yang dibentuknya. Hal itu ditolak PT Liga dan perwakilan 18 tim, karena PSSI dianggap paling berhak. Perwakilan 18 tim juga sepakat menolak pembekuan PSSI yang dilakukan Menpora. #sug/zal

qnb

x

Jangan Lewatkan

Peran Perempuan Di Politik Masih Minim

Palembang, BP Pengamat politik Sumatera Selatan (Sumsel) Drs Joko Siswanto Msi menilai, peran perempuan di politik masih minim terutama dari ...