Home / Olahraga / Pertina Sumsel Harus Jeli Cari Atlet Potensial

Pertina Sumsel Harus Jeli Cari Atlet Potensial

Palembang, BP

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) A Reza Ali menilai Sumatera Selatan harus melakukan kaderisasi atlet tinju. Namun demikian tetap harus memperhatikan kualifikasi. Jangan terkesan prematur dalam menentukan petinju, karena ini berkaitan dengan olahraga adu fisik.

“Potensi petinju di Indonesia ini ribuan, tapi belum terlihat saja. Nanti kita akan lihat dan seleksi. Diharapkan talent scouting di daerah, termasuk Sumsel, mulai mencari petinju yang ideal. Utamakan postur tubuh, baru soal lainnya,” ujar Reza Ali usai penutupan turnamen tinju amatir internasional Presiden Cup, Sabtu (25/4).

Baca:  Sumsel Andalkan 8 Cabor di PON 2016

Dikatakan, dalam olahraga tinju, postur tubuh turut menentukan hasil di atas ring. Ia berkaca pada turnamen Presiden Cup lalu di mana kebanyakan petinju dari negara lain berpostur tinggi besar.

“Kita memang mengakui kurang sparring. Akan tetapi, fisik atlet juga berpengaruh. Makanya pembinaan lebih dititikberatkan di bagian kekuatan dan teknik. Itulah yang kita ingin diterapkan oleh Pengurus Provinsi Pertina,” ujarnya.

Baca:  Lewat Porprov, Persani Ingin Telurkan Atlet PON

Disinggung bidikan medali di SEA Games 2015, pihaknya tak berharap banyak. Cabang tinju bisa menyumbang tiga medali di multieven tersebut sudah bagus. “Dua sampai tiga medalilah di SEA Games. Itu sangat realistis dengan kondisi saat ini. Mudah-mudahan sepuluh petinju yang kita siapkan bisa memenuhi target ini,” tuturnya.

PP Pertina akan menyertakan nama Mario Kali pada SEA Games di Singapura nanti, meskipun ia bukan atlet Pelatnas. Mario dinilai berpotensi menghadirkan medali untuk Indonesia setelah melihat performa apiknya di Presiden Cup. Indonesia akan mengikuti 33 cabor pan 308 nomor pertandingan SEA Games 2015 dengan mengikutsertakan 506 atlet.O sug

x

Jangan Lewatkan

16 Negara Asia Ramaikan Takraw Asian Games 2018

Palembang, BP– Pesta olahraga bangsa-bangsa Asia yang bakal digeber di Ibukota Jakarta dan Bumi Sriwijaya 2018 mendatang kini terus mengalami ...