Home / Pendidikan / Palembang Kembangkan Kartu Pendidikan

Palembang Kembangkan Kartu Pendidikan

Palembang, BP

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) berbasis komputer mendorong banyak pihak untuk mengembangkan sistem pembelajaran online melalui kartu pintar, seperti Edu Voucher (Voucher Pendidikan) yang diterbitkan Lembaga Pengawasan Pencegahan Investigasi (LP2I) Tipikor bersama PT ILMCI.

Ketua Harian II LP2I Sumsel AF Rahmat Sukandar mengatakan, Edu Voucher yang dikembangkan pihaknya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Sudah diterbitkan kartu berisi nomor voucher untuk membuka akses berbagai sistem pembelajaran, di antaranya tryout dan latihan soal UN Online. Tidak hanya itu, pengguna nomor voucher juga bisa mengakses TOEFL, flash card, motivasi, bahkan resep masakan. Saat ini pihaknya sudah mendistribusikan 10 ribu lembar kartu berisi Edu Voucher ini di sekolah-sekolah OKU Timur.

Baca:  Bupati Beri Penghargaan Guru Terpencil

“Palembang sendiri kita targetkan semua sekolah bisa memiliki kartu ini. Begitu juga dengan Kabupaten Ogan Ilir, Lubuklinggau, dan Lahat,” ucapnya dalam sosialisasi Edu Voucher kepada pihak SD dan SMP di kawasan Ilir Barat (IB) II, Jumat (24/4).

Ia menjelaskan, sistem pembelajaran yang diterapkan pada Edu Voucher cukup mendukung pola ujian CBT. Hal ini juga memfasilitasi para siswa yang sudah akrab dengan komputer. Kartu ini bisa digunakan siswa kelas 4, 5, dan 6 SD, juga bisa digunakan semua siswa SMP dan SMA. Untuk usia dewasa bisa digunakan PNS, TNI/Polri

Baca:  Bupati Beri Penghargaan Guru Terpencil

“Kartu ini hanya berlaku tiga bulan. Tapi saat masa berlaku sudah habis, nomor voucher masih bisa diakses melalui flash disk,” ujarnya.

Sementara itu, Tim UPTD IB II Sarmidi mengatakan, pihaknya memfasilitasi tim LP2I untuk mensosialisasikan produk pendidikanya. Setiap sekolah yang hadir tidak dipaksakan untuk memiliki tapi tetap disesuaikan dengan kondisi setiap sekolah.

Baca:  Bupati Beri Penghargaan Guru Terpencil

“Untuk bisa menggunakannya tentu sekolah punya fasilitas, seperti komputer,” terangnya.

Hal senada diungkapkan, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 30 Nuraini, yang menanggapi positif produk ini. Namun pihaknya masih belum putuskan untuk penggunaannya.

“Kita akan melihat perkembangan lebih dahulu. Kalau memang baik kita akan gunakan,” pungkasnya.

#adk

x

Jangan Lewatkan

Mantan Rektor PGRI Nahkodai IKP Disdik Sumsel

Palembang, BP— Setelah melalui musyawarah yang tak begitu rumit, akhirnya Dr Syarwani Ahmad MPd secara resmi menahkodai Ikatan Keluarga Purnabakti ...