Home / Bisnis / Petugas Pajak Bidik Pengusaha Properti

Petugas Pajak Bidik Pengusaha Properti

Palembang, BP

Sejumlah pengembang sektor properti (perumahan) di Kota Palembang dilakukan pemeriksaan mendalam oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel). Dari beberapa pengembang, satu wajib pajak (WP) badan usaha terlacak mengemplang pajak Rp2 miliar-Rp3 miliar.

“Sebenarnya sekitar 45 persen pengusaha properti di Sumsel yang tidak patuh pajak. Dari beberapa perusahaan bahkan ada yang sama sekali tidak bayar Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn),” kata Samon Jaya, Kepala Kantor Wilayah DJP Sumsel dan Babel, Senin (20/3).

Baca:  Pengembang Indonesia Ramaikan Pasar Propeti di Sumsel

Dari informasi yang dihimpun, bos properti yang dimaksud salah satunya dari kawasan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI). Namun, Ditjen Pajak masih belum terbuka siapa WP yang masuk target gijzeling. “Sebenarnya kami ingin agar WP ini mau bayar pajak, bukan dipenjara, namun jika semua prosedur sudah dilakukan tetap membandel, ya mau bagaimana lagi,” katanya.

Baca:  Program Sejuta Rumah, 60% Dibangun di Palembang

Dikatakannya, pihaknya telah memberikan surat peringatan sekitar setahun lalu. Namun tidak pernah digubris. “Kanwil Pajak sudah menyurati dan meminta untuk konsultasi, jika tidak ditaati itu merupakan pidana perpajakan karena pajak sudah sekitar 2 tahun tidak dibayar. Kita beri waktu seminggu, jika tidak hadir kita buat berita acara,” katanya.#pit

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Gelontorkan Beasiswa, BI Sumsel Dorong Kaum Milenial Berwirausaha  

Palembang, BP Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan penyerahan beasiswa 2018, di Aula BI Sumsel, Rabu (19/9). ...