Home / Pendidikan / Polsri Buka Kelas Mekanik Pesawat

Polsri Buka Kelas Mekanik Pesawat

Palembang, BP

Mulai tahun ini, Politeknik Sriwijaya (Polsri) menerima calon mahasiswa baru untuk dua kelas mekanik pesawat terbang, yakni konsentrasi Power Plant pada jurusan Teknik Mesin dan Aircraft Maintenance (avionics) pada jurusan Teknik Elektro. Penerimaan calon mahasiswa akan dilakukan melalui seleksi Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN).

Humas Polsri Edi Aswan mengatakan, terobosan ini merupakan hasil kerjasama Polsri dengan PT Garuda Maintenance Facility (GMF). Dipastikan, mahasiswa yang lulus dari dua konsentrasi ini akan menerima sertifikat Aircraft Maintenance Training Organization (AMTO) berskala internasional. Istimewanya lagi, status ikatan dinas memberi peluang bagi mahasiswa untuk langsung bekerja di GMF.

“Ini baru pertama untuk Indonesia. Selain Polsri, GMF juga kerjasama dengan enam politeknik terbaik lainnya seperti Politeknik Medan dan Politeknik Negeri Semarang,” kata Edi Aswan, Selasa (14/4).

Ia menjelaskan, kuota untuk dua konsentrasi tersebut ditetapkan sebanyak 48 dengan rincian masing-masing 24 mahasiswa. Jurusan Teknik Mesin dan Teknik Elektro sendiri memang sudah ada di Polsri. Karena itu, kurikulumnya nanti akan disetarakan antara ilmu teknik dari GMF dan Polsri. GMF membantu instruktur dan pelatihan bagi para dosen.

“Saat ini sebagian dosen sedang jalani pelatihan. Sementara jadwal seleksi masih digodok, kemungkinan akhir April sampai pertengahan Mei mendatang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pihak GMF tengah menargetkan perekrutan karyawan baru. Selama ini, karyawan yang diterima kebanyakan masih lulusan minimal SMK. Sementara pengembangan karyawan agar berpendidikan lebih tinggi, diberikan pelatihan singkat untuk mendapatkan lisensi dan sertifikat.

“Untuk lebih maksimal, mereka menyetarakan kurikulum dengan membuka konsentrasi khusus di Politeknik di Indonesia,” pungkasnya.

#adk

x

Jangan Lewatkan

Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan di KI Meriah

Palembang, BP–Women’s Crisis Centre (WCC) Palembang menggelar kampanye 16 hari Anti kekerasan Terhadap perempuan tahun 2017, di Kambang Iwak, Palembang, ...