Home / Palembang / Permana: IKM Tak Perlu SVLK

Permana: IKM Tak Perlu SVLK

Palembang, BP

Sertifikasi produk kayu yang diwajibkan sejak 1 Januari lalu dinilai memberatkan para pengrajin Industri Kecil Menegah (IKM).
Proses pembuatan sertifikat legal yang diatur dalam Permenhut nomor P.43/Menhut.II/2014 tentang penilaian kinerja pengelolaan hutan produksi lestari dan verifikasi legalitas kayu pada pemegang izin atau pada hutan hak, biayanya bisa mencapai Rp30 juta per sertifikat.

Pemerintah memberi kelonggaran kepada IKM yang bergerak di bidang meubel untuk membuat pernyataan legalitasnya saja, alih-alih membuat sertifikat.

“Bagi industri besar harus ada Sertifikat Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). Tapi kalau IKM, cukup declare (membuat pernyataan, red) saja bahwa kayu-kayu yang digunakan untuk dijadikan meubel itu darimana. Tidak harus membuat sertifikat,” tutur Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel Permana, Rabu (15/4).

Keputusan ini dikeluarkan karena regulasi sertifikasi sempat ditentang oleh kebanyakan pengrajin IKM, akibat biaya sertifikasi yang tidak terjangkau IKM. Namun pembuatan pernyataan dilakukan agar ada pengganti sertifikat tersebut. Sehingga kualitas produk kayu tetap terjaga. #idz

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pembayaran Tiket LRT Gunakan Uang Elektronik Dinilai Tidak Efisien

Palembang, BP — Pemberlakuan pembayaran tiket Light Rail Transit (LRT) menggunakan uang elektronik atau non tunai sejak 1 Desember lalu dinilai ...