Home / Pendidikan / Dari Hobi Berujung Sukses

Dari Hobi Berujung Sukses

Palembang, BP

Reza Resah Pratama

Reza Resah Pratama

Hidup sukses merupakan dambaan dari semua orang, sehingga hampir rata-rata orang sukses itu berawal dari hobi. Orang sukses yang memulai dari hobi akan menyukai dan menikmati pekerjaan yang ia lakukan. Sehingga ketika apa yang ia cintai, kemudian dilakukan dengan sepenuh hati maka kesuksesan akan diraih.

Asumsi itu berlaku bagi Reza Resah Pratama S.Pd, M.Pd, Dosen PNS di Fakultas Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) Universitas Sriwijaya (Unsri). Berawal dari hobi sepakbola semasa masih duduk di bangku kuliah, justru mengantarkannya sebagai seorang tenaga pendidik.

Semasa kuliah di Penjaskes Unsri tahun 2005, dia aktif sebagai pemain sepakbola. Berbagai prestasi berhasil ditorehkan seperti Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (Pomda), Pekan Olahraga Daerah (Popda), Pekan Olahraga Wilayah (Popwil), Liga Suratin dan Haornas. Bahkan Reza, sempat bergabung dengan PS. Palembang dan hampir masuk skuad Sriwijaya FC (SFC).

“Awalnya aktif di sepakbola Unsri, setelah tamat tahun 2009 saya tertarik untuk menekuni dunia pendidikan. Bisa dikatakan banting setir karena tidak bisa menjadi pemain sepakbola profesional,” kata Reza kepada BeritaPagi, Rabu (8/4).

Selanjutnya, dia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan dengan mengambil Strata 2 jurusan Manajemen Pendidikan Olahraga di Universitas Negeri Padang tahun 2010 dan merengkuh gelar M.Pd tahun 2012.

“Setelah tamat saya langsung menjadi dosen luar biasa (LB) di Unsri selama dua tahun. Alhamdulillah, pada 2014 saya diangkat Dosen PNS setelah lulus tes,” jelas pria kelahiran Bengkulu, 5 juni 1987 tersebut.

“Selain menjadi dosen, saya juga dipercaya sebagai Pelatih tim sepakbola Unsri sejak 2012. Prestasi yang mampu saya persembahkan juara Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tiga musim berturut-turut 2012,2013 dan 2014. Kemudian juara sepakbola KONI Sumsel 2013 dan juara keempat Liga Nusantara 2014,” kata suami dari Yuli Sarilita, S.KM itu.

Lantas apa suka dan duka menjadi seorang dosen? Ayah dari M. Farel Abdi Pratama dan Reysha Almira Nagita Putri ini mengaku, senang bisa berbagi ilmu dan keterampilan bersama mahasiswa. Sementara duka sempat dirasakan saat berstatus sebagai Dosen LB.

“Senang karena dari hobi kini menjadi dosen dan bisa menularkan pengalaman ke mahasiswa. Kalau duka, waktu jadi Dosen LB karena honor ngajar baru dibayar 3 bulan dan belum ada gaji. Nah sekarang saya bersyukur sudah menjadi Dosen PNS,” ujarnya sumringah.

Karir sudah dan jaminan hidup sudah digenggam dengan status PNS, anak sulung dari tiga bersaudara ini ternyata masih memiliki harapan yang belum tercapai. Reza mengaku, jika memiliki kesempatan ingin mengambil gelar S-3 di bidang olahraga.

“Iya, mau lanjut ke doktor, tapi belum tahu kapan. Kalau ada beasiswa saya ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri yakni Australia atau Inggris. Dua negara itu dipilih karena merupakan pusat studi olahraga,” tutupnya.

#fer

x

Jangan Lewatkan

Mantan Rektor PGRI Nahkodai IKP Disdik Sumsel

Palembang, BP— Setelah melalui musyawarah yang tak begitu rumit, akhirnya Dr Syarwani Ahmad MPd secara resmi menahkodai Ikatan Keluarga Purnabakti ...