Home / SFC / SFC Tak Mau Terbuai Hasil Pramusim

SFC Tak Mau Terbuai Hasil Pramusim

Palembang, BP

Usai menghadapi Pelita Bandung Raya (PBR) pada laga perdana Qatar National Bank (QNB) League 2015, Sriwijaya FC (SFC) akan kembali menemui lawan berat Semen Padang, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Selasa (7/4). Sebelumnya, kedua tim pernah bertemu di ajang pramusim Surya Citra Media (SCM) Cup, dimana skor akhir adalah 2-1 bagi kemenangan Laskar Wong Kito.

Pada laga itu, Semen Padang unggul lebih dulu melalui tendangan salto Airlangga Sucipto, namun mampu dibalas Ferdinand Sinaga dan Morimakan Koita. Sementara gol balasan Kabau Sirah dilesatkan Air Langga Sucipto. Selanjutnya, SFC justru ditahan imbang tim besutan Nil Maizar pada ajang turnamen pramusim Gubernur Sumsel Cup. Sempat unggul lebih dahulu melalui tandukan Goran Ljubojevis, Airlangga Sucipto kembali mampu menjebol gawang Dian Agus Prasetyo.

Kali ini, kedua tim akan bertemu kembali dalam turnamen resmi bertajuk Derby Andalas. SFC sudah pasti mengantisipasi perubahan di kubu tim tamu, sedangkan Semen Padang bertekad tak mengulangi hasil buruk awal di turnamen pramusim. Apalagi, Nur Iskandar dan kawan kawan butuh kemenangan setelah takluk 0-1 dari Persib Bandung, di laga perdana QNB League.

“Ini menjadi pertandingan sebenarnya, kita sama-sama tahu kekuatan masing-masing. Saya yakin Semen Padang akan sangat serius. Ini kompetisi yang sesungguhnya dan mereka butuh kemenangan setelah ditekuk Persib Bandung. Apalagi, Semen Padang memiliki pemain dan pelatih berkualitas, jadi mereka mempunyai potensi mengejutkan kami,” kata Asisten Pelatih SFC Hendri Susilo, Sabtu (4/4).

Menurut dia, SFC sudah mengantungi kekuatan Semen Padang. Jajaran pelatih sudah punya gambaran akan taktik dan strategi saat menjamu anak asuh Nil Maizar. Pertemuan dua kali saat turnamen pemanasan jelang QNB, sudah cukup bagi pelatih untuk dapat mengukur kekuatan skuad Kabau Sirah. Begitupun sebaliknya, Nil Maizar juga bukan pelatih sembarangan. Sejak Semen Padang dibawah kepelatihannya, permainan Kabau Sirah terus meningkat.

Sebelumnya Semen Padang tampil buruk di SCM Cup saat masih dibesut Jafri Sastra, tapi di Gubernur Sumsel Cup permainan Kabau Sirah meningkat drastis. Kalah 2-1 di SCM Cup, Semen Padang berhasil menahan imbang 1-1 di Piala Gubernur Sumsel di bawah kepelatihan Nil Maizar.

“Semen Padang tim kuat, kita harus berhati-hati karena masing-masing sudah cukup mengenal permainan masing-masing,” katanya.

Cara Redam emosi pemain sfcDitambahkannya, laga pramusim dan kompetisi reguler berbeda 180 derajat karena pertandingan sesungguhnya jauh lebih sulit. Tim akan membutuhkan adaptasi dengan atmosfir kompetisi dan dituntut langsung memberikan hasil terbaik alias kemenangan.

“Semua pemain kondisinya bagus, siap tampil maksimal. Namun, dengan kondisi tim saat ini kami percaya SFC bisa menang atas Semen Padang, apalagi kita memiliki pelatih berpengalaman seperti Benny Dollo,” pungkasnya.

#zal/fer

 

 

x

Jangan Lewatkan

Maiga Masih Terikat Kontrak

Palembang, BP   Manajemen Sriwijaya FC masih menutup rapat identitas Pelatih Kepala musim depan. Kendati tertutup rapat, spekulasi yang berkembang ...