Home / Bisnis / Optimis Dapat Bangun 3.000 Rumah

Optimis Dapat Bangun 3.000 Rumah

Palembang, BP

Dari program satu juta rumah yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sumsel optimis dapat membangun 3000 unit rumah.

Ketua DPD APERSI Sumsel Abbas Minen mengatakan, pihaknya optimis dapat membangun 3000 unit rumah sederhana tapak (RST). Angka ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2014 lalu, hanya terealisasi 500 unit rumah.

Baca:  2016, Perumahan Mewah Masih Melambat

Pembangunan terkendala karena sulitnya mencari lahan yang murah, dalam artian proses perizinan dan regulasi dari pemerintah daerah belum terlalu mendukung. Padahal di Sumatera Selatan (Sumsel) tingkat kebutuhan rumah masih tinggi. Program ini akan menyasar masyarakat yang belum memiliki rumah.

“Kami optimis dapat merealisasikan pembangunan 3.000 rumah tahun ini. Selain karena didukung oleh peraturan pemerintah memang kebutuhan rumah di Sumatera Selatan sangat tinggi,” katanya, beberapa hari lalu.

Baca:  Pengembang Indonesia Ramaikan Pasar Propeti di Sumsel

Pihaknya berharap pemerintah tidak hanya mendukung melalui subsidi, namun juga memberikan kemudahan perizinan dan mendapatkan lahan. Apalagi jika melihat angka kebutuhan rumah di Sumsel yang mencapai 18.000 unit tiap tahun.

Sementara itu, dia mengatakan, program satu juta rumah ini melibatkan beberapa asosiasi pengembang di Sumsel. “Ada beberapa asosiasi perusahaan pengembang yang dilibatkan dalam program satu juta rumah ini meliputi REI, Apersi, Apernas, BPJS Ketenagakerjaan, Perumnas, dan lainnya. Kami optimistis pembangunan 3.000 rumah dapat tercapai mengingat program ini sudah dicanangkan pemerintah pusat,” katanya.pit

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

BNI Pastikan Keamanan Dana Nasabah

  Palembang, BP PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk Kantor Wilayah Palembang memastikan tidak ada kerugian nasabah dan pihaknya telah menyelesaikan ...