Home / Pemerintahan / Pemda Diminta Buat Perda Kebersihan Lingkungan

Pemda Diminta Buat Perda Kebersihan Lingkungan

Jakarta, BP
Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla (JK) meminta pemerintah daerah (Pemda) membuat peraturan daerah (Perda) yang mewajibkan warga membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

“Sekarang bikin perda-lah yang mewajibkan penduduk membersihkan selokan di depan rumah,” ujar Wapres RI pada peluncuran Indeks Kota Cerdas Indonesia (IKCI) 2015 di Balai Sidang Jakarta, Selasa (24/3) lalu.

Wapres meminta seluruh pemda melibatkan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan untuk menekan masalah kesehatan yang muncul akibat kondisi lingkungan yang buruk.

“Baik di Jakarta atau kota lain, libatkanlah masyarakat untuk membersihkan kotanya. Jangan masyarakat yang memberikan tugas kebersihan semuanya kepada walikota untuk membersihkan kotanya,” kata Wapres RI, seperti dilansir antaranews.

Baca:  Pelantikan Penjabat Pemkot Palembang Tertutup

Wapres juga meminta pemda membuat gerakan kebersihan. “Saya sudah minta Kota Makassar untuk bikin tapi belum ada. Ahok (Gubernur DKI Jakarta-red) juga belum ada. Saya minta laksanakan dengan betul agar bagaimana semua orang menjadi petugas kebersihan,” pinta Wapres.

Wapres menyampaikan, kebersihan suatu kota, tergantung pada kebiasaan masyarakatnya dalam membersihkan lingkungan sekitar. Wapres menambahkan, kepemimpinan yang disiplin, merupakan kunci untuk membangun kota cerdas di dunia.

“Ternyata salah satu yang perlu dicatat ialah kepemimpinan suatu kota itu, seperti kedisiplinan dalam membikin aturan dan dijalankan dengan baik,” kata JK.

Baca:  Alumni IPDN Wajib Dukung Kebijakan Pemerintah

Kedisipilinan dan penerapan peraturan harus dijalankan secara benar, sehingga tidak mudah dalam memberikan izin yang belum sesuai syarat pembangunan.

“Warga yang buang sampah sembarangan apa hukumannya. Orang jualan sembarangan apa hukumannya, kalo dia jualan seperti itu (kaki lima) apa tindakannya. Jika selalu permisif ya tidak bisa jalan (kota cerdas-red),” tandas Wapres RI.

Wapres menyatakan, kota cerdas harus dipimpin oleh pemimpin yang memiliki disiplin tinggi dan kecerdasan aturan secara disiplin, dan hukuman yang dijalankan dengan tegas.

Wapres menegaskan pemimpin suatu kota harus tegas dalam memberi jawaban ya atau tidak kepada suatu pembangunan yang nantinya dapat memajukan atau malah menghancurkan masa depan kota tersebut.

Baca:  Pemda Harus Serius Berantas Pencurian Benda Cagar Budaya di Sungai Musi

“Kota-kota yang baik identik dengan kepemimpinan kota itu, seperti Jakarta dengan Ali Sadikin yang selalu dikenang sebagai legenda di Jakarta. Makassar juga punya legenda, dan di Padang ada Pak Syahrul Yasin Limpo yang membuat Padang menjadi kota yang paling bersih pada masanya,” kata JK.

IKCI dibuat untuk memberikan penghargaan kepada kota-kota yang berhasil menerapkan konsep kota cerdas, sehingga bisa meningkatkan taraf hidup warganya. Sekitar 98 walikota di Indonesia menghadiri IKCI 2015. O ton

x

Jangan Lewatkan

Ma’ruf Cahyono: Mahasiswa Harus Menjadi Pelopor Pelaksanaan Pancasila

Palembang, BP—Sesjen MPR RI Ma’ruf Cahyono mengajak  mahasiswa untuk benar-benar menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.  Karena,  cara terbaik menjaga dan ...