Home / Hukum / Pelaku Penembakan Diminta Menyerahkan Diri

Pelaku Penembakan Diminta Menyerahkan Diri

Muarabeliti, BP

Polisi terus melakukan penyelidikan atas penembakan terhadap anggota Polsek BTS Ulu Cecar, Bripka Hadianson.

Penyidik Polres Mura telah memasukan delapan orang ke dalam daftar pencarian orang (DPO) yang diduga sebagai pelaku pencurian pipa besi serta penganiayaan.

“Kita masih mencari pelakunya dan delapan orang sudah masuk DPO kita dan diminta untuk menyerahkan diri,” kata  Kapolres Mura AKBP Chaidir melalui Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Mura sudah mengamankan empat orang pelaku pencuri besi dan dua di antaranya terlibat atas kasus penganiayaan terhadap Bripka Hadianson.

Kedua pelaku adalah Harun Wiranto (31), Ahmad Yani (40), Amat (45), dan tersangka Junaidi (45).
Keempatnya warga Dusun Panglero, Desa Semangus, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura.

Sedangkan dua di antaranya pelaku penganiayaan terhadap anggota Polsek BTS Ulu Cecar yaitu Harun Wiranto dan Junaidi.
Keduanya terlibat atas penganiayaan Bripka Hadianson, Rabu (19/3), saat korban bersama rekan-rekannya hendak mengamankan barang bukti (BB) berupa tumpukan besi hasil curian di dusun itu.

“Keempatnya sudah ditetapkan sebagai tersangka, dua di antaranya tersangka pelaku penganiayaan terhadap Bripka Hadianson,” tegas Teddy.

Sementara itu ,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura meminta kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Assisten I Tata Pemerintahan Pemkab Mura Ali Sadikin menegaskan, pihak kecamatan, kelurahan, dan desa harus senantiasa memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kami imbau seluruh komponen pembangunan jangan mudah terprovokasi yang akhirnya merugikan banyak pihak khususnya warga desa yang tidak bersalah,” pungkasnya. #wan

x

Jangan Lewatkan

6 Pria Asal Palembang Dilaporkan Hilang di Jawa Barat

Palembang, BP–Sebanyak enam pria asal Palembang dilaporkanmenghilang di Jawa Barat selama tiga bulan, sejak 14 September lalu. Keenamnya yakni Aditya ...