Home / Hukum / Pedagang Kelapa Ditemukan Mengambang

Pedagang Kelapa Ditemukan Mengambang

Palembang, BP

            Setelah tiga hari menghilang usai pamit pergi memancing, akhirnya jasad dari Agus Cik (37) akhirnya ditemukan telah mengapung di perairan Sungai Musi, tepat di depan Perumahan Assegaf, pada Minggu (23/3) siang.

“Kami mendengar ada tukang ketek melihat ada jasad mengapung di depan Assegaf. Merasa ada warga kami yang menghilang beberapa hari, maka saya dan warga melihat, ternyata itu benar dia (korban),” ujar saksi Yusuf, saat ditemui di lokasi kejadian.

Setelah ditemukan telah dalam keadaan tak bernyawa, kondisi korban sudah mulai mengembung, akhirnya jasad korban langsung dibawa warga yang mendatangi lokasi temuan ke rumah duka Jalan KH Azhari, Lorong Taman Bacaan, Nomor 332, RT 34, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II, Palembang.

Sementara itu, Mulyadi keluarga korban yang ditemui di rumah duka membenarkan bahwa jasad yang ditemukan warga merupakan salah satu anggota keluarganya dan telah tidak pulang ke rumah sejak 30 Maret lalu.

Diketahui korban yang meninggalkan rumah sejak sore hari itu, pamit untuk pergi memancing di Dermaga Boom Baru, Kelurahan I Ilir, Palembang. Namun, hingga menjelang malam korban tidak kunjung pulang.

“Hari itu, saya sempat mengajak warga lain untuk mencarinya. Tapi, selama dua hari tidak juga kami temukan. Ternyata saat bertemu sudah meninggal mengapung di Sungai Musi,” paparnya.

Dirinya menuturkan, korban yang merupakan bapak dua anak ini sehari-hari berprofesi sebagai pedagang kelapa di kawasan Pasar 9/10 Ulu.

Memancing hanya mengisi waktu luang saat pulang berjualan. Serta selama pencarian pihaknya juga sudah menghubungi Polairud meminta bantuan.

“Biasanya dia pergi berdua atau bertiga dengan tetangga di sini. Tidak biasanya dia memancing sendirian tetapi hari itu dia pergi sendiri. Mau bagaimana lagi, kami sekeluarga terpaksa harus ikhlas,” tutur Mulyadi.

Kapolsek SU II Palembang Kompol Suparlan melalui Kanit Rerskrim Ipda Husni mengatakan, setelah mendapat informasi bahwa jasad korban ditemukan, pihaknya bersama Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang langsung mendatangi lokasi.

“Kalau pengakuan dari keluarga korban, almarhum bisa berenang. Namun, kami tetap akan lakukan penyelidikan lebih lanjut, terkait penyebab kematian korban dengan otopsi,” tandasnya. #ris

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pedagang Jangkrik di Palembang Jual Hewan Langka

Palembang, BP–Tertangkap tangan menjual salah satu spesies hewan langka yang dilindungi, Santi (39), pedagang jangkrik di kawasan Pasar Burung, Jalan ...