Home / Pendidikan / Soal US Mata Pelajaran Kimia Terlalu Sulit

Soal US Mata Pelajaran Kimia Terlalu Sulit

Palembang, BP

Ujian Sekolah (US) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kota Palembang selama enam hari (10-15 Maret) berjalan dengan lancar. Namun, siswa mengeluhkan kesulitan dalam mata pelajaran (Mapel) Kimia.

Demikian dikeluhkan Siswi SMA Negeri 18 Palembang Fitri Rahmawati. Ia mengaku, dari 12 mapel yang diujikan seperti Bahasa Indonesia, Pkn, Biologi, Kimia, Matematika, Bahasa Inggris, Fisika, Bahasa Arab, Sejarah, Penjaskes, Tik dan Agama. Mapel yang paling sulit adalah Kimia, pasalnya bingung harus menggunakan rumus apa dalam menyelesaikan soal-soal yang dihadapi.

“Wah kalau dari dua belas mapel itu yang paling susah Kimia, karena bingung menentukan harus menggunakan rumus yang mana untuk menjawabnya. Soalnya rumus yang sudah dihapal hampir sama semua,” keluhnya, ketika dibincangi BeritaPagi.

Meskipun sebelum pelaksanaan US sudah belajar berulang-ulang kali saat baca soal langsung ngeblank segala rumus yang sudah hapal. Kemungkinan menurut ia sudah pusing terlebih dahulu sebelum mengerjakan, sehingga rumus yang sudah dihapal dan dipelajari sebelumnya menjadi hilang serta lupa begitu saja.

“US nih kan masih permulaan saja, tapi buat UN April mendatang jangan sampai, ya Insya Allah berjalan dengan baik. Nah, meskipun sulit tidak ada niat untuk ngelobi guru untuk membeli nilai atau menyogok agar mendapatkan nilai besar, karena masih banyak cara yang halal dan lebih baik daripada itu kak,” jelas siswi kelas XII IPA ini.

Hal sama dikatakan, Siswi SMA Negeri 3 Palembang Maharani Muthia, saat mengikuti US minggu lalu ia kesulitan pada mapel Kimia juga. Selain itu, beberapa mapel seperti Fisika dan Matematika dinilainya sulit juga. Pasalnya, memang bingung harus menggunakan rumus yang mana sebab terlalu banyak rumus yang dipelajari.

“Memang tidak ada kendala dalam US lalu, namun dari dua belas mapel memang yang paling sulit adalah Kimia. Meskipun seperti itu ya mudah-mudahan hasilnya nanti baik,” harapnya.

Ia juga mengatakan, meskipun kesulitan tidak pernah terpikir untuk membeli nilai atau melobi nilai terhadap guru mapel tersebut. Pasalnya, ia ingin lebih fokus untuk menghadapi Ujian Nasional (UN) seperti, mengikuti les, dan rajin belajar kelompok baik di sekolah maupun di luar sekolah. #rio

x

Jangan Lewatkan

Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan di KI Meriah

Palembang, BP–Women’s Crisis Centre (WCC) Palembang menggelar kampanye 16 hari Anti kekerasan Terhadap perempuan tahun 2017, di Kambang Iwak, Palembang, ...