Home / Sumsel / Muratara / SKPD Mengeluh Anggaran Dipotong, Dampak Pemekaran Muratara

SKPD Mengeluh Anggaran Dipotong, Dampak Pemekaran Muratara

Muarabeliti, BP

Mungkin pendapat masyarakat ada benarnya,  bahwa penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mura,  hampir 70 persen dari Muratara. Indikator itu terlihat dari pengurangan anggaran setiap SKPD di Mura dalam kisaran 30 sampai 40 persen. Pengurangan itu, membuat SKPD di Kabupaten Mura mengeluh. Keluhan itu diperparah dengan tidak diberikan anggaran penuh setiap triwulan. Bahkan ada yang diberi per triwulan cuma 20 persen.

Hasil penelusuran di lapangan, ada dua SKPD yang nyata-nyata anggarannya dikurangi. Pertama DPRD Mura dan kedua PU Bina Marga. Untuk dewan pengurangan dananya cukup besar mencapai Rp 5 miliar. Sedangkan untuk PU BM pengurangan anggaran mencapai 30 persen dari anggaran sebelumnya. Perubahan ini membuat kepala SKPD mengeluh.
Menurut mereka pengurangan itu merupakan dampak dari terbentuknya Muratara menjadi Kabupaten baru. Namun mereka tidak menyebutkan kalau pengurangan itu disebabkan sumbangan PAD yang selama ini dari Muratara, sekarang tidak lagi.

Pengurangan anggaran ini kemungkinan terjadi di setiap SKPD di wilayah Pemerintah Kabupaten Mura.

Sekda Mura, H Isbandi Arsyad membenarkan adanya pemangkasan atau pengurangan anggaran setiap SKPD di lingkungan Pemkab Mura. Sebab pada 2014, secara keseluruhan APBD Mura memang mengalami penurunan dibanding dengan nilai APBD 2013.

“Pasca pemekaran Muratara, kan telah diketahui ada pengurangan nilai anggaran secara keseluruhan. Namun pada setiap SKPD, besaran anggaran yang dikurangi bervariasi karena disesuaikan dengan porsi kegiatan yang ada,” jelas Isbandi.

Isbandi mencontohkan, anggaran untuk SKPD kecamatan, pada APBD tahun ini nilai anggaranya tentu berkurang dari tahun sebelumnya. Sebab setelah pemekaran Muratara, wilayah termasuk anggaran dan pengelolaan di tujuh kecamatan sudah terpisah dari kabupaten induk.

“Termasuk anggaran untuk kecamatan di Mura, tahun ini tentu berkurang karena jumlahnya memang berkurang dari 21 menjadi 14 kecamatan. Namun setiap kecamatan, tidak ada pengurangan anggaran dan disesuaikan dengan apa yang sudah dialokasikan,” paparnya.  #wan

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Dua Bakades Tak Ikut Pilkades Serentak

Muratara, BP Dua bakal calon kepala desa (bacakades) dipastikan tidak akan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa. Ini disebabkan, satu orang ...