Home / Sumsel / Banyuasin / Debu Perbaikan Jalintim Dikeluhkan Warga

Debu Perbaikan Jalintim Dikeluhkan Warga

Pekerja Pelebaran jalan lintas timur, tidak menyirami tanah bekas galian, hingga menyebabkan debu berterbangan.

Pekerja Pelebaran jalan lintas timur, tidak menyirami tanah bekas galian, hingga menyebabkan debu berterbangan.

Banyuasin, BP

Jalan lintas timur yang rusak parah dan kerap menyebabkan kemacetan, akhirnya diperbaiki. Namun warga sekitar tetap mengeluh, pasalnya pekerja tidak melakukan penyiraman jalan, hingga kawasan itu dipenuhi debu sampai masuk ke rumah-rumah warga.

Enap (40) Warga Desa Lubuk Karet kecamatan Betung mengatakan, seak seminggu terakhir warga sekitar selalu disuguhi udara berdebu. Bukan hanya menganggu pernafasan, perabotan rumah tangga juga ikut menguning terkena imbasnya. “Sampai-sampai susah bernafas, kalau batuk pilek sudah pasti,” katanya Kamis (13/3).

Menurutnya, pekerja perbaikan jalan tidak melakukan penyiraman terhadap tanah bekas galian untuk pelebaran jalan. Kontan saja debu-debu bertebaran, apalagi kalau ada kendaraan yang nekat melintasi jalan tanah itu. “Warung saya terpaksa tutup, karena sepi pembeli. Orang-orang enggan datang karena banyak debu,” kata pedagan makanan dan manisan tersebut.

Senada disampaikan seorang pengendara sepeda motor Oktavianus winarkus (27) yang mengaku sangat terganggu debu dari aktivitas pengejaan pelebaran jalan. Terlebih kemacetan yang terjadi membuat pengendara sepeda motor terpaksa menghirup banyak debu. “Saya sudah pakai kaca helm, tapi tetap saja debu masuk mata sampai berair dan sulit bernafas. Apalagi jalanan macet dan banyak kendaraan besar melintas,” keluhnya.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Sukamto mengatakan, untuk mengantisipasi kemacetan Jalintim akibat perbaikan jalan itu, pihaknya menyiagakan 15 personil. Ditempatkan di wilayah KM 12, Musi Pait dan terakhir Betung.”Kita siagakan di sana, untuk mengantisipasi kemacetan,”jelasnya.
Seperti diketahui, proyek pelebaran jalan di Betung sepanjang 4,5 Kilometer dengan lebar 7 meter ini akan dilaksanakan pada tahun 2014 ini. O mew

x

Jangan Lewatkan

Alex Noerdin Melaunching Program S2C

Palembang, BP—Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin resmi melaunching program Sumsel Smart and Care (S2C). S2C merupakan inovasi proyek perubahan ...