Home / Palembang / Kualitas Raskin Dipastikan Bagus

Kualitas Raskin Dipastikan Bagus

Palembang, BP

Beras untuk rakyat miskin (raskin) 2014, mulai didistribusikan sejak Januari, dengan pagu (kuota) raskin masih sama dengan tahun lalu. Badan Urusan Logistik (Bulog) berkomitmen akan mengganti beras yang rusak berapa pun banyaknya.

Kepala Bulog Divre Sumsel Bambang Napitupulu mengatakan, kualitas beras raskin di pastikan bagus, jika pun ada kerusakan pihaknya akan mengganti. “Beras raskin ini adalah beras hasil petani kita, dan kita pastikan bagus. Namun, jika ada berasnya yang rusak dan tidak bisa dikonsumsi seperti banyak kutunya, maka kami akan mengganti kerusakan dan berapa pun jumlahnya,” katanya.

Menurutnya, Kota Palembang lebih banyak penerima raskin jika dibandingkan dengan kota/kabupaten lain. “Daerah penerima raskinnya terbanyak dimiliki Palembang mencapai 72.178 RTS. Sedangkan yang terendah adalah Pagaralam dengan 5.486 RTS. Tiap RTS nantinya akan menerima alokasi 15 kilogram per bulan seharga Rp1.600 per kilogram di titik distribusi,” ungkapnya.

Baca:  Harga Sembako di OKUT Masih Stabil

Sementara itu, Kepala UPTB (Unit Pelaksana Teknik Badan) KB Kecamatan Sukarame Aisyah mengatakan, setiap kelurahan yang ada di Sukarame setiap bulannya mengambil jatah beras raskin. “Jatah raskin untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah ini biasanya memang diambil setiap bulan. Untuk kualitasnya pada 2014 ini bagus dan bersih, sementara di tahun 2013 lalu ada beberapa saja yang kurang baik seperti kutuan. Dan ini bisa diganti oleh Bulog,” terangnya.

Dia menambahkan, per RTS mendapatkan jatah 15kg. Sementara jumlah RTS di tahun 2014 ini sama seperti tahun lalu, sekitar 4.338 RTS. “Untuk tahun 2014,
di Kecamatan Sukarame, ada sekitar 4.338 RTS per bulannya raskin untuk masyarakat tersebut sekitar 65.070kg, dan total setahunnya 780.840kg. Di kecamatan ini Kelurahan Sukajaya RTS terbanyak sekitar 869 RTS,” ujarnya.

Baca:  Natal dan Tahun Baru, Sembako di Sumsel Mencukupi

Sementara itu, Lurah Talang Betutu Habibullah mengatakan, RTS di Kelurahan Talang Kelapa sekitar 762 RTS. Jumlah tersebut masih kurang karena masih ada yang kurang mampu tapi tidak mendapatkan raskin. Namun, jumlah tersebut sesuai pendataan statistik. “Kita sudah realisasikan raskin untuk bulan Januari dan Februari. Untuk jumlah penerima sendiri masih kurang, tapi ini sudah ada ketentuannya,” katanya.

Menurutnya, setiap RTS mendapatkan 15kg beras, dengan harga Rp1.600 per kilonya. “Sistemnya sendiri, karena kita merupakan percontohan selama 6 bulan, yakni mekanisme penyaluran raskin ini kita serahkan kepihak ketiga. Mereka memungut uang ke RT yang dari masyarakat, kemudian pihak ketiga itu nyetor di Bank BRI sesuai dengan jumlah RTS. Bukti setor diserahkan ke Bulog dan beras kemudian diantar Bulog ke kantor lurah. Selanjutnya petugas tersebut (pihak ketiga) itu menyerahkan raskin ke masyarakat melalui RT,” jelasnya.

Baca:  Setelah Membantu Bahan Bangunan , Gubernur Sumsel Serahkan Kompensasi Sembako Ke Warga Kemas Rindo

Menurutnya, kualitas beras sendiri pada 2014 ini bagus tidak ada komplen. Namun di 2013 ada beberapa. “Sampai saat ini di tahun 2014 belum ada yang rusak, meskipun ada yang rusak Bulog siap mengganti kalau memang tidak layak. Ini adalah komitmen dari Bulog. Kita berharap, kedepannya kualitas beras diharapkan semakin bagus,” katanya. #pit

x

Jangan Lewatkan

Tanpa Strategi Khusus, Harnojoyo-Fitrianti Agustinda Yakin Menang

Palembang, BP–Pasangan calon petahana Walikota dan Wakil Walikota Palembang, Harnojoyo dan Fitrianti Agustinda, mengaku tidak mempersiapkan strategi khusus untuk memenangkan ...