Rapel Pensiunan PNS Dibayarkan Mei

Palembang, BP

Rapel penyesuaian besaran pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah Provinsi Sumsel akan dibayarkan pada Mei mendatang. Penerima harus mengambil sendiri di bank mulai 1 Mei dan di Kantor Pos setiap daerah mulai 4 Mei.

Kepala Cabang PT Taspen Palembang, Sofyan Bangun, mengatakan, sehubungan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 18-13/2012 tentang penyesuaian besaran pensiunan, penyesuaian pensiunan pokok atau tunjangan ke dalam pensiunan pokok bagi pensiun PNS, anggota TNI/Polri, Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), tunjangan Perintis Kemerdekaan, dan tunjangan veteran, berlaku mulai 1 Januari 2012.

Oleh sebab itu, PT Taspen Palembang akan membayarkan rapel kekurangan pensiun, bersamaan dengan jadwal pembayaran pensiun, berikut kenaikan sebesar 8-10 persen yang diumumkan pemerintah pusat beberapa waktu lalu, pada Mei nanti, di kantor bayar pensiun masing-masing, terpisah dari daftar pembayaran induk bulan Mei 2012.

“Jadi, mulai 1 Mei nanti, pensiunan silakan mengambil ke kantor bayar masing-masing. Yang biasa di bank, mulai tanggal 1 Mei, dan bagi yang biasa mencairkan melalui Kantor Pos, silakan diambil mulai tanggal 4-20 Mei. Kalau lewat dari tanggal 20, ya terpaksa dicairkan pada bulan berikutnya,” ujar Sofyan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/4).

Dijelaskan Sofyan, pembayaran rapel tunjangan pensiun bagi PNS di wilayah Sumsel secara keseluruhan, berjumlah sekitar Rp34,8 miliar dengan total 49.960 penerima tunjangan pensiun. Untuk itu, dia mengimbau agar masing-masing penerima, bisa mencairkan sendiri tanpa menggunakan jasa atau bantuan orang yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Sebab, rapel tunjangan pensiun tersebut harus utuh sesuai dengan golongan PNS masing-masing.

“Kalau melalui perbankan saya berani jamin, tidak ada potongan. Tapi yang melalui Kantor Pos, terkadang ada saja calo yang menawarkan jasa untuk mengurus pencairan dana pensiun. Alangkah baiknya jika penerima sendiri yang mengurus agar uang yang diterima utuh,” imbaunya.

Lebih lanjut Sofyan mengatakan, ada tiga kelompok pensiunan atau sekitar 200-an orang yang belum mendapat kenaikan pokok tunjangan pada pembayaran kali ini. Antara lain, pensiunan pejabat negara, pensiunan hakim, dan dana kehormatan veteran.

“Kita tidak tahu kapan pastinya ada kenaikan pokok pensiunan bagi ketiga kelompok pensiunan ini. Tapi, kita harapkan tahun depan (2013-red) sudah bisa direalisasikan,” pungkasnya. /nto