OKUS Dikepung Sampah

Muaradua, BP

Keinginan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) untuk mengatasi permasalahan sampah, nyatanya kurang mendapat dukungan masyarakat.

Buktinya, masih banyak warga membuang sampah sembarangan. Tak pelak, OKUS yang dipimpin Bupati Muhtadin Sera’I masih dikepung persoalan sampah.

Pantauan di lapangan, Rabu (25/4), kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingannya  kebersihan terlihat dari tumpukan limbah rumah tangga yang dibuang warga di pangkal Jembatan Kuning di Kampung Serdang, Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Muaradua.

Tak hanya di Kampung Serdang, tumpukan sampah juga terlihat di pingiran Sungai Komering tepatnya di Kelurahan Pancur Punga.

Ironisnya, daerah tersebut merupakan pintu gerbang sebelum masuk ke Kota Muaradua, Kabupaten OKUS.

Siti, warga Kampung Serdang mengatakan, tumpukan sampah tersebut bukan berasal dari warga sekitar, melainkan dari masyarakat di luar kampung Serdang.

Menurut dia, biasanya warga sengaja
membuang sampah pada malam hari, bahkan kebanyakan orang yang membuang sampah di dekat Jembatan Kuning menggunakan sepeda motor dan becak.

“Kalau warga di sekitar sini tidak membuang sampah di sana, karena kami sudah ada tempat sampah yang disediakan pemerintah dan setiap
pagi sampah tersebut di ambil petugas sampah,” ujar Siti.

Dia mengimbau warga untuk tidak membuang sampah di dekat jembatan, sebab tumpukan sampah akan mencemari Sungai Komering terutama saat ini hujan selalu menguyur Muaradua.

Senada dikatakan Minarti, warga yang sama. Dia  berharap petugas untuk membersihkan tumpukan sampah di pangkal Jembatan Kuning karena menimbulkan bau tidak sedap. /ady