Mekanisme SNMPTN 2012 Tidak Berubah

Palembang, BP

Mekanisme Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur ujian tulis 2012 tidak berubah dari tahun sebelumnya. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikud) RI memang merencanakan hasil Ujian Nasional (UN) sebagai acuan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Namun, untuk tahun ini hal tersebut belum dapat diterapkan.

Demikian dikatakan Ketua Panitia Lokal (Panlok) SNMPTN Universitas Sriwijaya (Unsri) Zulkifli Dahlan. Ia menuturkan pendaftaran baru dibuka 10-31 Mei dan ujian tertulis dilaksanakan 12-13 Juni serta 14-15 Juni untuk ujian keterampilan. Serta untuk sistem pendaftaran masih seperti tahun lalu dengan sistem online melalui www.snmptn.ac.id serta membayar biaya pendaftaran sebesar Rp150.000 jurusan IPA atau IPS dan Rp175.000 Ilmu pengetahuan Campuran (IPC).

“Secara umum mekanisme penerimaan mahasiswa baru tahun ini masih sama seperti tahun lalu yaitu dengan sistem online. Dimana setelah para calon peserta seleksi membayar akan mendapatkan Kartu Akses Pendaftaran (KAP) dan Personal Indentity Number (PIN) dan bagi peserta yang belum lulus di jalur undangan tetap dapat menggunakan KAP dan PIN lama, jika ingin mengikuti jalur ujian tulis,” katanya.

Pengumuman SNMPTN jalur undangan, pada 28 Mei, karena, masih menunggu pengumuman dari hasil Ujian Nasional (UN) dua hari sebelumnya. Sedangkan pengumuman jalur undangan baru akan disampaikan setelah hasil ujian nasional dikeluarkan.

Sementara itu, mengenai rencana Kemdikbud akan menjadikan nilai UN sebagai acuan masuk PTN, Zulkifli menuturkan kemungkinan baru dapat diterapkan di 2013 mendatang. Namun, untuk mekanisme penerapan masih belum dibahas. Begitu juga dengan rencana Universitas Terbuka (UT) dan Politeknik Negeri yang akan bergabung sejauh ini masih belum pasti.

“Memang menteri menargetkan hasil UN dapat di gunakan untuk masuk PTN di 2013. Akan tetapi untuk mekanismenya masih belum dibahas di majelis rektor se-Indonesia. Begitu juga dengan rencana UT dan Politeknik yang akan bergabung dengan SNMPTN. Sehingga pilihan jurusan tahun ini belum bertambah,” tuturnya. /ris