Kakek Tiga Cucu Jual Ganja

Palembang, BP

Tua-tua keladi. Setidaknya kata inilah yang tepat untuk Wak Am alias As (54), warga Jalan Tembok Baru, Kelurahan 10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I.

Kendati sudah menginjak setengah abad lebih usianya, kakek tiga cucu ini masih saja eksis di dunia bisnis narkoba. Akibatnya tersangka digelandang ke sel tahanan Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel, Senin (23/4) pukul 09.00.

Polisi cukup kerepotan saat berusaha meringkus tersangka, hal ini disinyalir karena informasinya telah bocor selain itu kondisi pasar juga ramai. Jadi harus masuk hingga ke los-los kios pasar 10 Ulu.

Dalam kesehariannya, As bekerja sebagai tukang parkir ilegal dengan kata lain tanpa karcis di kawasan pasar 10 Ulu. Dirasa tak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, ia nekat menjual barang haram jenis ganja.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan 27 paket kecil ganja yang dibungkus koran dan siap dipasarkan. Selain itu, polisi juga menyita uang tunai Rp20 ribu hasil penjualan.

Dalam pengakuannya As mengatakan, baru satu kali jual ganja, sebelumnya cuma jadi tukang parkir saja. Dari hasil penjualan ganja tersebut, ia hanya mendapatkan keuntungan Rp1.000 per paket.

Direktur Reserse Narkoba Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Teguh Prayitno, membenarkan peristiwa penangkapan tersangka As tersebut. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan dua paket kecil ganja yang dibungkus koran seberat 3,64 gram, dan 25 paket kecil ganja yang di bungkus kertas dan dimasukkan di dalam kantung hitam dengan berat 33,80 gram.

Saat ini pihaknya sedang melakukan pengembangan terkait tertangkapnya tersangka As. /cr3