DBD Kian Mewabah, Puluhan Warga Dirawat

 Kayuagung, BP

Penyebaran penyakit DBD begitu cepat. Warga diminta waspada.

Penyakit deman berdarah dengue (DBD) kian  mewabah di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Sejak Januari hingga minggu ketiga April, sudah ratusan warga positif menderita DBD.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI diminta untuk segera mengambil tindakan guna melakukan penanggulangan dan pencegahan penyakit mematikan tersebut.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung dr Nazori Syamsuddin SPpD didampingi Bagian Rekam Medik, Deswamati, Rabu (25/4),  menjelaskan, untuk April cukup banyak pasien DBD yang dirawat baik inap maupun rawat jalan.

“Pada Maret saja ada sebanyak 55 pasien DBD yang dirawat di ruang rawat inap. Kalau April ada sebanyak 20 pasien DBD yang sedang kita rawat. Jumlah pasien DBD ini termasuk yang cukup banyak jika dibandingkan dengan penyakit lainnya,” ujarnya.

Dikatakannya, pada musim pancaroba seperti sekarang ini,  penyakit yang kerap menyerang warga adalah DBD dan diare.

Di mana hal ini disebabkan kondisi lingkungan tempat tinggal yang kurang sehat sehingga nyamuk aedes aegypti mudah berkembang biak.

“Kami berharap warga dapat menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing, sehingga kita terhindar dari wabah penyakit di musim pancaroba ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan OKI Mgs HM Hakim mengimbau agar warga mewaspadai penyakit DBD, karena penyakit ini sangat mudah sekali menular.

“Upaya untuk mencegah penyakit mematikan itu masyarakat diminta melakukan pembersihan lingkungan,” ujar dr Hakim.

Data yang diterima Dinas Kesehatan, kata dia, selama Januari 2012 ada 204 warga yang terserang DBD, Februari 126 warga dan 43 warga selama hingga akhir Maret 2012.

Dia mengaku, sudah menginstruksikan setiap puskesmas untuk melakukan fogging di setiap daerah yang rawan, serta membagikan bubuk abate kepada warga. /ros