Bendahara UPK PNPM Segera Disidang

Palambang, BP

Bendahara Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Pedesaan Kecamatan Muarakuang, Kabupaten Ogan Ilir, Lespiana yang menjadi tersangka dugaan korupsi PNMP Pedesaan Kecamatan Muarakuang senilai Rp130 juta pada 2009-2010 segera menjalani persidangan.

Panitera Muda Pidana Pengadilan Negeri Klas IA Palembang Cecep Sudrajat saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (25/4) mengatakan, persidangan terhadap tersangka Lespiana dalam kasus dugaan korupsi PNMP Pedesaan Kecamatan Muarakuang senilai Rp130 juta pada 2009-2010 akan segera dilakukan seiring telah dilimpahkannya  berkas perkara tersangka dari Kejaksaan Negeri Kayuagung ke Pengadilan Negeri Klas IA Palembang.

Menurut Cecep dalam berkas perkara pelimpahan yang disampaikan ke Pengadilan Negeri Klas IA Palembang, tersangka dijerat Jaksa Penuntut  Umum Hari Bowo Leksono pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 ayat 1 Undang-undang nomor 31/1999, sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang nomor 20/2001 tentang tindak pidana korupsi, dan dakwaan subsidair pasal 3 Undang-undang nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang nomor 20/2001 tentang tindak pidana korupsi.

“Dari jeratan hukum pasal tersebut terdakwa terancam hukuman minimal satu tahun ke atas. Hari ini (kemarin-red) berkas perkara pelimpahan tersangka sudah masuk ke kita, jika tidak ada halangan pada 30 April 2012 sidang perdana terhadap tersangka sudah akan berlangsung,” ujar Cecep.

Sesuai djadwal, kata Cecep, persidangan terhadap tersangka mendatang akan dipimpin Porman Situmorang.

Ia berharap terdakwa maupun kuasa hukumnya pada persidangan mendatang dapat mengikuti aturan persidangan yang telah ditetapkan, agar sidang tidak terhambat sehingga merugikan terdakwa sendiri karena terkendala juga dalam mendapatkan kekuatan hukum tetap.

Diketahui sebelumnya, mencuatnya kasus dugaan korupsi korupsi PNMP Pedesaan Kecamatan Muarakuang, Kabupaten Ogan Ilir senilai Rp130 juta pada 2009-2010 dengan tersangka Lespiana selaku Bendahara Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Pedesaan Kecamatan Muarakuang setelah Kejaksaan Negeri Kayuagung memeriksa Lespiana atas laporan masyarakat.

Setelah menjalani pemeriksaan, Lesiapana kemudian ditetapkan tersangka karena berkas perkaranya dinyatakan lengkap. Berkas perkara tersangka kemarin langsung diserahkan ke Pengadilan Negeri Klas IA Palembang. /git