160 Siswa Ikuti Seleksi Paskibraka

Inderalaya, BP

Sebanyak 160 siswa SMA yang tersebar di 16 kecamatan Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengikuti seleksi penerimaan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten.

Seleksi yang diselenggarakan Dinas Pendidikan  bekerja sama dengan Dinas Olahraga dan Pemuda Sumsel di Aula Caram Seguguk OI, Selasa (24/4).

Kepala Bidang Pengembangan Kepemimpinan Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Sumsel Adi Wahyuono mengatakan, seleksi anggota Paskibraka tingkat Kabupaten OI dilaksanakan untuk memilih 36 anggota Paskibraka. Kemudian akan dilatih untuk menjadi anggota pengibar bendera.

“Nantinya enam orang akan diikutsertakan dalam seleksi anggota Paskibraka di tingkat Sumsel besama-sama dengan utusan dari 15 kabupaten/kota se Sumsel. Jadi utusan dari seluruh kabupaten/kota nanti bejumlah 90 orang masing-masing daerah mengirimkan 6 orang,” katanya.

Kemudian 90 orang ini akan diseleksi lagi sebanyak 52 orang akan menjadi anggota Paskibraka tingkat Sumsel dan dua orang akan dikirim ke pusat mengikuti seleksi anggota Paskibraka di pusat.

“Pemilihan anggota Paskibraka ini murni dari hasil seleksi, karena mereka semuanya mendapat penilaian dari mulai kesehatan oleh Dinas Kesehatan termasuk bentuk fisik dan tinggi badan,” jelasnya.

Sedangkan untuk penilaian baris berbaris langsung dilakukan pihak TNI dan Polri di lokasi seleksi.

“Jadi tidak ada titip-titipan, mereka yang tinggi badannya mmenuhi syarat belum tentu lulus karena masih banyak penilaian lainnya, termasuk bentuk kaki dan tangan serta mentalnya, makanya seleksi ini kami juga bekejasama dengan psikolog. Ini memang disiapkan agar siswa dapat mengikuti kegiatan dengan baik,” jelasnya.

Menurutnya, jika ada siswa yang tidak siap, pihaknya akan kesulitan  untuk mencari penggantinya dan  terpaksa memanggil kembali peserta yang tereleminasi sebelumnya, tetapi memiliki ranking penilaian tertinggi.

Salah satu peserta bernama Agus dari  SMA Inderalaya Selatan mengaku, sudah menyiapkan berbagai hal agar bisa lulus seleksi. “Persiapan mulai dari fisik, mental dan tidak lupa berdoa kepada Allah agar bisa lulus,” harapnya. /hen