SPBE Meledak, Satu Luka Bakar

Palembang, BP

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) yang terletak di Jalan Singadane, Kelurahan Keramasan meledak, Senin (23/4) pukul 17.15. Akibat Peristiwa tersebut, satu karyawannya, Suhardi (30) dilarikan ke Rumah Sakit dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang karena mengalami luka bakar yang cukup serius.

Peristiwa meledaknya SPBE tersebut sontak membuat warga dan karyawan berhamburan keluar. Tak lama berselang mobil dari Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) datang dan berhasil menjinakkan kobaran api yang berasal dari ruang genset.

Menurut Sutrisno (40), Manager Bagian Oprasional, ia tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran yang mengakibatkan salah satu karyawannya tersebut luka berat. Namun dugaan sementara ledakan itu disebabkan karena hubungan arus pendek listrik dari panel listrik di ruang genset.

Genset itu menggunakan bahan bakar elpiji.  Mungkin karena terkena panasnya api yang sudah berkobar lantas melelehkan selang yang menghubungkan genset ke tabung gas sehingga terjadilah ledakan tersebut.

“Setelah mendengar ledakan tersebut, korban lari keluar dari ruangannya mungkin untuk memeriksa penyebab ledakan tersebut. Karena ruang kerja korban bersebelahan dengan genset, korban tersambar oleh ledakan berikutnya,” ujarnya.

Sutrisno menambahkan, saat ini Direktur Utama SPBE Alex sedang tidak ada di tempat. “Pak Alex belum bisa dihubungi karena beliau ada di Jakarta dan sedang ada musibah,” katanya.

Hasil pantauan di lapangan, kondisi Tempat Kejadian Perkara (TKP) gelap gulita, hal ini disebabkan karena lampu penerangan di TKP dimatikan karena khawatir terjadi hal serupa, mengingat aroma gas masih cukup kuat.

Ada enam buah tabung gas ukuran 50kg yang digunakan untuk mengoperasikan genset, dan keenam tabung gas tersebut terbakar semua. Selanjutnya keenam tabung itu akan dibawa ke Polsek guna dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran itu.

Suhardi (30) karyawan yang menjadi korban peristiwa tersebut hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan. Karena ia masih menjalani perawatan, mengingat luka bakar yang dialaminya sangat serius.

Kapolsek Kertapati AKP Sukri Arivai yang datang langsung  ke TKP pun belum dapat memastikan penyebab kebakaran itu karena masih dalam penyelidikan. /cr3