3 Jam Antre Beli BBM

 Pagaralam,BP

Persoalan bahan bakar minyak (BBM) sepertinya tidak ada habis-habisnya. Setelah OKUT, kini gilira warga Kota Pagaralam mengantre membeli BBM.

Di tiga SPBU di Kota Pagaralam untuk mendapatkan BBM warga harus rela antre hingga tiga jam lebih.

Lebih menyakitkan lagi jika menjelang malam hari, stok BBM justru habis. Akibatnya tidak sedikit warga yang sudah lama mengantre pulang tanpa mendapatkan apa-apa.

Sementara untuk eceran, harga BBM cukup tinggi, yakni mencapai Rp7.000 per litern. Tak pelak kondisi demikian membuat warga resah lantaran kian sulitnya mendapatkan bensin dan solar.

“Ngantre BBM sudah menjadi pekerjaan yang membutuhkan waktu lama bagi warga, belum lagi BBM sering habis. Bagaimana pemerintah ini,” cetus Pandra (35), salah satu pengendara yang ngantre si SPBU Simpang Manna Kota Pagaralam, Senin (23/4).

Menurut dia, hampir setiap hari antrean kendaraan di SPBU Simpang Manna, Pengandonan, dan Karang Dalo terus terlihat.

Bahkan, semakian hari antrean tersebut semakin panjang. Saat ini antrean di setiap SPBU hampir satu kilometer.

“Melihat kondisi seperti sekarang ini, ada oknum hendak mendapatkan untung dengan menimbun BBM. Apalagi sekarang sejak terjadi antrean pedagang eceran malah menjamur,” katanya.

Pengelola SPBU 24.315.95 Simpang Manna, Epi mengakui. beberapa hari terakhir pembelian BBM jenis premium meningkat tajam. Kondisi ini membuat BBM sering kehabisan stok dan pihaknya terpaksa menutup SPBU.

“Kita juga bingung, angkot saja yang biasanya hanya mengisi Rp50 ribu dalam sehari, beberaoa hari ini selalu mengisi penuh. Bahkan dalam satu hari biasanya angkot tersebut dua kali mengisi penuh tangki minyaknya,” katanya. /dar