Siswa Jangan Percaya Bocoran Jawaban UN SMP

Palembang, BP

Sebanyak 118.449 siswa SMP, Mts, dan SMPLB se-Sumsel tercatat sebagai peserta Ujian Nasional (UN) 2012, yang digelar mulai hari ini  Senin (23/4) hingga Kamis (26/4).

Menjelang pelaksanaan UN SMP ini beredar kabar dugaan adanya bocoran jawaban. Namun, siswa tetap diminta tidak cepat percaya karena kabar itu dinilai menyesatkan.

Ketua panitia Ujian Nasional (UN) Sumsel, Bonny Syafrian mengatakan, bocoran kunci jawaban sulit terjadi, karena panitia telah menyiapkan lima paket soal yang berbeda. Sehingga jika siswa percaya dengan adanya bocoran kunci jawaban justru akan berakibat fatal di hasil akhir. Mengingat di setiap ruang ujian, hanya ada empat siswa yang memiliki soal dengan kode yang sama.

“Mulai besok (hari-ini) siswa tingkat SMP/sederajat akan melaksanakan UN. Mengenai isu bocoran kunci jawaban yang ada selama ini, itu menyesatkan dan tidak ada yang bisa bertanggungjawab. Kalau seandainya salah paket maka akan berakibat fatal. Tentunya di sini siswa tetap harus percaya diri sendiri. Sebab, nilai 5,5 itu juga tidak terlalu tinggi,” katanya.

Dalam pelaksanaan ujian nasional, kata Bonny, tidak seharusnya didramatisasi sehingga dapat membuat siswa jadi gelisah, terlebih sampai percaya  terhadap kunci jawaban yang beredar. Hendaknya siswa percaya dengan kemampuan yang sudah didapat selama tiga tahun menjalani pendidikan.

Selain itu, Bonhny menuturkan, distribusi soal UN sudah rampung dilakukan. Sebanyak 2.543 koli soal sudah didistribusikan ke 14 kabupaten dan kota termasuk Palembang yang dilaksanakan sehari sebelum pelaksanaan ujian. Sesuai jadwal, sejak hari Minggu naskah soal sudah harus disebar ke masing-masing subrayon sebelum dikirim ke sekolah di hari pelaksanaan.

“Persiapan sendiri sudah 90 persen semuanya sudah siap sisanya hanya tinggal pendistrbusian soal di hari pelaksanaan besok (hari ini-red) mudah-mudahan lancar,” jelasnya.

Sama seperti UN tingkat SMA sederajat, hari pertama UN SMP, peserta akan menjalani UN mata pelajaran bahasa Indonesia. Sedangkan UN susulan baru akan dilaksanakan Senin (30/4) mendatang. Bonny berharap penyelenggaraan UN tingkat SMP kali ini lebih lancar dan tidak ada kekurangan soal atau LJK sehingga peserta dapat lebih konsentrasi. /ris