Jari Nyaris Putus Ditebas Parang

Palembang, BP

Heri Ramadhan (25), warga Jalan KH Hasyim Lorong Terusan I RT42/08, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I, harus menderita luka bacok. Jari tangan Heri nyaris putus setelah menangkis sabetan parang seorang yang dilayangkan pemuda tidak dikenal, di jalan depan Stasiun Kereta Api Kecamatan Kertapati, Sabtu (21/4) pukul 02.00.

Menurut Heri, awalnya ia bersama temanya Redi (21)  mengendarai sepeda motor menuju sebuah warung  untuk membeli rokok. Beberapa saat kemudian, pelaku datang lalu menuduh Heri dan temannya sebagai mata-mata polisi.

Kontan saja Heri membantahnya. Pelaku kemudian pergi meninggalkan lokasi tanpa memperkenalkan dirinya. “Kita tidak tahu siapa pelaku, tingginya sekitar 165Cm, kita tidak pernah punya masalah dengan pelaku,” kata Redi

Beberapa saat kemudian, pelaku datang lagi sambil  membawa sebilah parang. Pelaku kemudian menyuruh Redi duduk. Tanpa sebab alasan yang jelas, pelaku langsung memukul kaki Redi dengan gagang parang.

Kemudian pelaku mengayunkan parang ke kepala Redi, namun Heri yang berada di sebelahnya berusaha melindungi Redi dengan menangkis parang itu. Al hasil, Heri mengalami luka bacok di jari tangan kanan dan kirinya dan harus mendapat tujuh jahitan.

Setelah itu Heri dan redi berusaha menyelamatkan diri dengan meminta bantuan anggota polisi terdekat. Namun, saat kembali ke lokasi kejadian motor Heri mereka Yamaha Vega R BG 3617 ND telah dirusak pelaku menggunakan parang hingga robek dibagian jok.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting, SIk melalui Kasat Reskrim Kompol Frido Situmorang, SIk, SH membenarkan pihaknya sudah menerima laporan Heri. “Anggota sudah kita sebar untuk mencari pelaku. Kita masih upayakan penyelidikan, secepatnya pelaku kita tangkap,” ujar Frido. /ren