Wagub Eddy Yusuf Resmikan Gedung BNN Provinsi Sumsel

Palembang, BP

Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Eddy Yusuf, meresmikan Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel yang terletak di Jalan Gubernur H Bastari, Komplek OPI, Jumat (13/4). Acara peresmian dihadiri Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Achmad Iskandar Nasution, Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, Irjen Pol Ismu Haryomo, SH, MM, dan Kasdam II/Sriwijaya, Brigjen TNI M Nasir.

Kepala BNN Provinsi Sumsel, H Ghozali Hanan, MSi, mengatakan, gedung BNN Provinsi Sumsel yang terdiri dari dua lantai tersebut, dibangun di atas lahan hibah Pemprov Sumsel seluas 3.000 meter persegi. Dana pembangunan berasal dari APBN.

“Kantor BNN Provinsi Sumsel ini sebagai wadah kami beraktivitas menjalankan tupoksi dalam rangka pencegahan, pemberantasan narkoba di Sumsel. Kami tidak bisa berjalan sendiri tanpa bantuan semua pihak, terutama Kapolda Sumsel, harus bahu membahu mengejar bandar cukong narkoba di Sumsel,” kata Ghozali.

Sedangkan Wagub Sumsel Eddy Yusuf mengatakan, BNN Provinsi Sumsel jadi badan tersendiri yang vertikal dengan perangkat dari Pemprov Sumsel, lalu digabung dengan polisi. “Mereka ini sudah badan eselon II, pegawai provinsi di sini jadi pegawai pusat,” kata Wagub.

Mengenai peredaran narkoba, Wagub mengaku prihatin karena sudah sampai ke desa-desa. Ini menunjukkan luasnya jaringan narkoba di Sumsel. “Yang susah mengungkap jaringan narkoba ini sudah sampai ke kabupaten hingga ke desa, apalagi saat ini ekonomi rakyat meningkat karena penghasilan karet,” kata Eddy.

Soal usulan pembentukan Rumah Sakit Rehabilitasi Narkoba yang akan dibangun di Pagaralam, Wagub mengusulkan, lebih baik rumah sakit itu dibangun di Kota Palembang. Sebab, lahan milik Pemprov Sumsel di Jakabaring masih luas. “Kalau sekadar 5.000 hektar, kita ada dan siap,” kata Wagub.

Deputi Pemberdayaan Masyarakat, BNN, Irjen Pol Ismu Haryomo, menegaskan, pihaknya terus memberantas peredaran narkoba, terutama di lembaga permasyarakatan.

“Jadi pola penangan kasus narkoba disesuaikan dengan daerahnya, di mana sasarannya, karena Sumsel masuk 10 besar juga. Selain itu kita di Sumsel sudah meresmikan kantor BNN kabupaten, untuk Kabupaten Empat Lawang, Pagaralam, dan Lubuklinggau, sekarang BNN Provinsi Sumsel,” katanya.
Tes Urine Pejabat

Kepala BNN Provinsi Sumsel, Ghozali Hanan, mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan melaksanakan tes urine, khususnya bagi pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. Hal itu sebagai tindak lanjut dari permohonan yang sudah banyak diajukan dinas di lingkungan Pemprov Sumsel.

Dinas yang mengajukan permohonan untuk dilaksanakan tes urine tersebut antara lain Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika lalu Dinas Tenaga Kerja. Bahkan, di luar dinas juga ada yang mengajukan usulan serupa. Seperti Brimob dan jajaran TNI.

Dikatakannya, tes urine itu penting agar bisa diketahui kemungkinan adanya penggunaan narkoba di lingkungan pejabat di daerah ini.

Ketika ditanya tentang pelaksanaan tes urine, Ghozali belum menyebutkan. Yang pasti tes urine dilakukan secara tiba-tiba. “Tes urine akan dilaksanakan secara dadakan supaya pejabat tidak mengetahui, sehingga pencegahan nNarkoba tersebut benar-benar berjalan,” katanya.  /osk