Tukang Ojek Tewas Digorok

Pagaralam, BP

Seorang tukang ojek ditemukan tewas dibunuh perampok. Sepeda motor korban dibawa kabur pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Tragis dialami M Nuar (50), warga Kampung Melati, Kelurahan Besemah Serasan, Kecamatan Pagaralam Selatan yang berprofesi sebagai tukang ojek ini. Korban ditemukan tewas bersimbah darah setelah di gorok.
Informasi yang dihimpun, pria yang juga berprofesi pegawai Loket Darma Karya ini ditemukan di kebun ubi dusun Sandar Angin, Kelurahan Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara, Kamis (19/4) sekitar pukul 07.00.

Diduga kuat Nuar adalah korban perampokan. Selain luka gorok di bagian leher, korban juga mengalami luka bacokan di pipi hingga telinga terbelah, tusukan senjata tajam menembus iga, dan luka lebam di muka.
Diketahuinya kejadian tragis ini setelah Roni (34), warga Dusun Tanjung Pasai yang hendak berburu dikejutkan dengan penemuan mayat korban. Saat itu anjing-anjing yang dibawa Roni tiba-tiba mengongong dengan keras dan langsung berlari ke arah suatu arah.

Alangkah terkejutnya Roni, mengetahui ada orang yang tergeletak dengan posisi terlentang di dekat pagar kebun persis di pinggir jalan. Merasa penasaran, saat didekati korban bersimbah darah dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi. Mendapati hal tersebut dirinya sontak berteriak dan meminta pertolongan kepada warga setempat dan melapor ke polsek setempat.

“Saat itu saya mau pergi ke berburu, tiba-tiba ditemukan ada sosok orang tergeletak di dekat pagar kebun,” katanya. Tidak lama kemudian, warga langsung ramai ke lokasi penemuan mayat bersamaan dengan aparat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk divisum.

Setelah melakukan olah TKP, di sekitar lokasi ditemukan sejumlah barang bukti semisal sajam jenis golok, sepatu korban yang terlepas, dan helm. Sementara, motor jenis Honda Revo yang digunakan korban untuk ngojek diduga dibawa kabur setelah korban dihabisi pelaku berjumlah lebih dari satu orang.

Kapolres Pagaralam AKBP Adi Darrin didampingi Kapolsek Dempo Utara AKP Mursal Mahdi melalui Kanit Reskrim Aiptu Sutrisno, ketika dikonfirmasi membenarkan perihal penemuan jasad tukang ojek yang diduga kuat korban perampokan karena mengalami luka gorok. Korban juga terkena tusukan sajam tembus di bagian iga kiri.

“Kita akan mengusut kasus ini dan saat ini kasusnya masih didalami. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi-saksi lain untuk pengembangan lebih lanjut,” ungkapnya seraya mengatakan setelah dilakukan visum jasad korban dikebumikan oleh keluarganya.

Dedi (25), salah seorang saksi di TKP mengatakan, sebelum kejadian korban yang pergi ngojek dan sudah semalaman tidak pulang ke rumah. Mengetahui hal itu, pihak keluarga sempat mencari korban dengan mendatangi loket Darma Karya tempat ia bekerja. Namun tak juga ditemukan keberadaan korban dan barulah keesokan harinya diketahui korban sudah meninggal. “Semalam, korban dicari keluarganya karena tidak pulang semalam,” kata Dedi. /dar