Soal UN Didistribusikan, Dikawal Ketat Aparat

Soal ujian nasional (UN) SMP/MTS sudah didistribusikan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan sudah sampai ke sejumlah daerah seperti OKUT dan OKUS, Jumat, (20/4) siang.

Rencananya, ribuan soal UN tersebut segera didistribusikan ke sejumlah sub rayon mulai hari ini, Sabtu (21/4), dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Kadisdik OKUT Surya Bhakti melalui Kabid Pendidikan Lanjutan Edwar mengatakan, pengawalan yang dilakukan petugas tak hanya ketika pendistribusian, namun pengamanan soal hingga tiba di sekolah.

Dia berharap dengan mekanisme dan pengawalan pengamanan yang ketat dari pihak kepolisian kemungkinan bocornya soal sangat kecil.

Pada pelaksanaan UN yang digelar mulai 23 hingga 26 April diikuti 6.324 siswa SMP. Sedangkan MTS Negeri sebanyak 586 siswa dan MTS swasta diikuti 2.158 siswa.

Yntuk pengawas, sama halnya dengan UN tingkat SMA sederajat, pengawasan UN SMP/MTS dilakukan melalui pengawas silang antar sekolah di sub rayon dan pelaksanaan UN dipantau oleh Badan Standar Pendidikan Nasional (BSPN) dari Unsri.

Di OKUS, Disdik setempat secara resmi menerima 101 koli soal pokok dan soal untuk peserta UN susulan tingkat SMP dan MTs, kemarin siang.

Kadisdik OKUS Ansori Matsari melalui Kabid Pendidikan Lanjutan Hazairin mengatakan, pendistribusian ke sub rayon, akan melibatkan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan di setiap kecamatan termasuk berkerja sama dengan kepolisian.

Selain membantu pendistribusian soal, aparat kepolisian juga melakukan pengamanan di lokasi ujian dengan dua personel di setiap lokasi ujian.

“Malam ini soal kita inapkan di kontor dinas, besok pagi langsung didistribusikan ke sub rayon, kita harap siswa peserta ujian tidak menjadi tegang,” jelasnya.

Dikatakan, peserta UN SMP dan MTs di Kabupaten OKUS 2012 meningkat dari tahun sebelumnya.

Tercatat 5.003 siswa yang akan mengikuti UN yang dilaksanakan 23-27April 2012. sedang sub rayon berjumlah delapan, di mana dua di antaranya sub rayon MTs yakni sub rayon tujuh dan delapan.

Dikatakannya, nilai kelulusan akan diakumulasikan bersama dengan nilai ujian sekolah, untuk rata-rata nilai harus lebih dari 5,5.

Namun, nilai UN hanya 60 persen dan 40 persen berasal dari nilai sekolah, sehingga jika ada nilai mata pelajaran UN yang berada dinilai standar, namun nilai mata pelajaran lainnya ada yang lebih baik maka dapat menutupi kekurangan nilai akhir sekolah. /mas/ady