Pembunuh Istri Dituntut 12 Tahun

Palembang, BP

Terdakwa Syamsul Bahri (31), warga Jalan Sukakarya, RT 26, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang yang tega membunuh istrinya, Ira Maya Sari dituntut Jaksa Penuntut Umum  12 tahun penjara.

Pria keseharian bekerja sebagai sopir harian  itu dijerat Jaksa Penuntut Umum Een Supardi pasal 44 ayat 1, 2 dan 3 Undang-undang nomor 23/2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

“Terdakwa   Syamsul Bahri terbukti telah melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga membunuh Ira Maya Sari, istrinya hingga korban mengalami geger otak dan meninggal. Menuntut terdakwa selama 12 tahun penjara,” pinta Een kepada majelis hakim yang diketuai RA Suharni di ruang sidang Pengadilan Negeri Klas IA Palembang, Kamis (19/4).

Majelis Hakim pun langsung menyarankan kepada terdakwa, melakukan upaya hukum banding terhadap tuntutan 12 tahun penjara itu.

Terdakwa yang saat itu didampingi Kuasa Hukum Bustanul Fahmi dari Pos Bantuan Hukum Pengadilan Negeri Klas IA Palembang menerima  tawaran upaya hukum banding majelis hakim  pada persidangan pekan depan.

Hakim ketua pun kemudian mengetuk palu sidang sembari mengatakan persidangan pembelaan akan kembali dilanjutkan pekan depan.

Dalam dakwaan sebelumnya terungkap, tindak kejahatan dilakukan terdakwa pada 8 Oktober 2011 sekitar pukul 23.45.

Bermula saat terdakwa mengajak korban berhubungan badan, namun ditolak korban. Tak hanya sekadar menolak menurut pengakuan terdakwa dan saksi, korban pun mengeluarkan tuduhan selingkuh terhadap terdakwa.

Mendengar pernyataan itu terdakwa tidak menerima langsung kalap memukul badan dan membenturkan kepala istrinya ke dinding rumahnya, hingga tak sadarkan diri dan didiagnosa dokter mengalami geger otak.

Korban sempat mendapatkan perawatan dokter selama lima hari hingga akhirnya meninggal.  Keluarga korban pun tidak terima perlakuan korban hingga melaporkan terdakwa ke polisi. O git