Mura Sukses Hapus Desa Tertinggal

Muarabeliti, BP
Menteri Negara Pembangunan Desa Tertinggal (PDT) Republik Indonesia, Helmy Faizal Zaini secara lugas menyampaikan pujiannya terhadap
kinerja Bupati Musirawas H Ridwan Mukti dan Wakil Bupati H Hendra Gunawan.

Sang menteri menilai keduanya sudah berhasil mengeluarkan Kabupaten Musirawas dari
predikat daerah memiliki desa tertinggal menjadi desa maju berkarya.
Pujian tersebut disampaikannya dalam rapat paripurna DPRD dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Pemkab Mura, Jumat (20/4). Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar.

“Secara faktual Mura telah bangkit dari daerah yang memiliki desa tertinggal menjadi desa maju berkarya. Ini akan dilaporkan secara resmi ke Presiden saat penyampaian pertanggungjawaban tahun 2014 mendatang,” ujarnya.
Menurut dia, pemeritah daerah harus segera menyelesaikan masalah desa tertinggal. Salah satu langkah yang dilakukan membuka akses infrastruktur jalan menuju desa tersebut.

Sebab, dengan terbukanya infrastruktur masyarakat perekonomian dan pertumbuhan desa yang ada semakin berkembang.

Selain itu, meningkatkan sumberdaya manusia (SDM) yang ada di desa tertinggal mulai dari pendidikan, kesehatan, dan perumahan.

Sementara itu, Bupati Musirawas  H Ridwan Mukti mengatakan, data pada 2006 jumlah desa tertinggal di Mura sebanyak 117 desa.

Sesuai dengan komitmen Pemkab maka jumlah desa tertinggal tahun 2010 menjadi 22 desa dan 2011 menyelesaikan kembali dan
tersisa sebanyak tiga desa.

“Tiga desa yang masih tertinggal yakni, Desa Mukti Karya, Harapan Makmur, dan Desa Sindang Laya di Kecamatan Muara Lakitan,” kata Ridwan
Mukti.

Langkah yang diambil Pemkab Mura mensinergikan SDA yang ada di wilayah desa tertinggal tersebut untuk menumbuhkembangkan pembangunan yang ada di masyarakat.

Satu hal yang terpenting membuka akses transportasi di wilayah desa tertinggal tersebut, yakni membangun jalan sepanjang 3.000km dan melakukan pemekaran desa dan pengembangan desa menjadi desa maju berkarya.

“Program pengentasan desa tertinggal yang ada sudah menjadi program tahunan, bahkan untuk memenuhinya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan untuk membuka akses desa tersebut menjadi skala prioritas,” ungkapnya.
Selain itu, pengembangan SDM yang ada dengan mengedepankan sektor pendidikan untuk menekan angka partisipasi kasar (APK).

Sehingga, setiap tahunnya mengalami penurunan. Kemajuan lainnya melakukan pembangunan infrastruktur sarana pendidikan dan tercatat hingga sekarang sebanyak 640 sekolah SD, SLTP, SMA sudah dibangun pemkab Mura.

“Pengembangan sektor lainnya juga dilakukan mulai dari kesehatan, ketahanan pangan dengan memanfaatkan SDA unggulan dimasing-masing desa. Sehingga, jumlah desa tertinggal yang tercatat, kini tersisa sebanyak tiga desa lagi, dan tahun ini segera dituntaskan,” ujarnya. /kur