Jalan Inderalaya Diperlebar, Puluhan Rumah Dibongkar

Inderalaya, BP

Dana Rp8 miliar digelontorkan untuk melebarkan jalan. Konsekwensinya, puluhan rumah dirobohkan.

       Warga yang tinggal di pinggir Jalan Tasik hingga Desa Tanjung Sejaroh, Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI), siap-siap untuk pindah.

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OI berencana memperlebar jalan sepanjang dua kilometer, guna melakukan penataan Kota Inderalaya.

Kepala Dinas PU Bina Marga (PU BM)  Kabupaten OI H Muhsin Abdullah , Kamis (19/4)  mengaku, sudah melakukan sosialisasi kepada puluhan kepala keluarga, terkait rencana pembebasan lahan rumah penduduk.

“Rencana pembebasan lahan itu disambut baik masyarakat, karena semua itu untuk kepentingan umum bukan kelompok tertentu,” kata Muhsin.
Disebutkannya, sosialisasi dengan masyarakat itu merupakan tahap awal yang nantinya dilanjutkan dengan pendataan rumah warga yang
terkena pelebaran jalan.

Kemudian di tahap lainnya, baru dilakukan musyawarah serta permasalahan ganti rugi lahan dan rumah yang disesuaikan dengan aturan yang berlaku.

Ia  menjelaskan, melihat perkembangan penduduk dan arus lalulintas yang semakin padat, sudah seharusnya penataan kota dilakukan.

“Paling tidak di Jalintim  Indralaya itu harus dua jalur, sehingga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kemacetan kendaran,” ujarnya.

Namun, rencana pelebaran jalan itu baru diupayakan dari Jalan Tasik (sebelah kiri arak pasar -red)sampai pangkal Jembatan atau Pasar Inderalaya yang panjangnya sekitar 200 meter.

Nanti setelah semuanya selesai, barulah dilanjutkan sampai ke Desa Tanjung Sejaroh.
“Kenapa kita mengambil jalur sebelah kiri, karena rencananya bakal dibangun jembatan yang mendampingi jembatan Inderalaya yang ada,” jelasnya.

Sementara Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) OI H Eddy Rizal juga memperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk membangun pelebaran jalan senilai Rp8 miliar.  /hen