Ilegal, PenambanganPasir Ditutup

Inderalaya, BP

Lantaran tidak mengantungi izin dari pihak terkait alias ilegal, akhirnya penambangan pasir di RT1 dan RT2, Desa Harapan, Kecamatan Pemulutan Induk, Kabupaten Ogan Ilir (OI) ditutup.

Salah satu warga yang namanya enggan ditulis, Jumat (20/4), mengaku, penambangan illegal tersebut sudah berjalan satu bulan lebih, namun hingga saat ini tidak memiliki izin dari kepala desa setempat maupun pihak Pertambangan OI.

“Tolong ditindak lanjuti soalnya masyarakat  sangat resah. Apalagi mereka mengatasnamakan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani), yang hanya akal-akaln mereka saja,” cetusnya.

Kades Harapan Sugiman mengakui, penambangan pasir tersebut tidak memiliki izinnya, karena sejak beroperasi.  Pengelola penambangan itu tidak ada koordinasi dengan pihaknya.

“Saat ini sedang diurus, dan kita sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Pertambangan,” ujarnya.

Menurutnya, beberapa hari lalu, dia bersama Camat Pemulutan sudah berkoordinasi dengan pihak Pertambangan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Pihak Pertambangan sudah turun ke lapangan, beberapa pihak sudah ditemukan untuk membuat kesepakatan, namun keputusannya kita belum tahu,” imbuhnya.

Pastinya, lanjut dia, untuk penambangan pasir tersebut saat ini sudah tidak ada lagi aktivitas, karena pihak pengelola diminta untuk
menyelesaikan administrasi pelengkapan berkas untuk izin.

“Sudah dua hari distop, sudah tidak ada lagi aktifitas, sebelum ada kejelasan,” jelasnya.

Kepala Dinas Pertambangan, Energi dan Lingkungan Hidup M Thahir melalui Kepala Seksi Pengawasan Pertambangan Ahmad Saili mengakui, penambangan Pasir di Desa Harapan tak memiliki izin.

Dia mengaku, pihaknya sudah melayangkan surat pada pengelola penambang agar menutup aktivitas penambangan.

“Memang belum ada izin, namun dua minggu yang lalu mereka sudah mengajukan permohonan, saat ini kita masih terkendala, karena kades belum bisa memberikan izin, marasa kecewa pihak pertambangan sejak membuka usaha tersebut tidak ada koordinasi sama sekali,” katanya. /hen