9.408 Pasien Katarak Dioperasi

Muarabeliti, BP
PT Sido Muncul bekerja sama dengan Perdami mulai 2011 hingga saat ini sudah melakukan operasi terhadap 9.408 orang pasien penderita katarak.

Program tersebut dilanjutkan tahun ini dengan target 12.000 pasien katarak lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia.

Senior Public Relation Manager PT Sido Muncul Nanik R Sunarso, Jumat (20/4),  mengatakan,  khusus Kabupaten Musirawas dilakukan operasi katarak terhadap 200 orang. Kemudian, di Kabupaten Empat Lawang dan Lahat masing-masing 150 pasien.

“Ini sebagai salah satu bentuk kepedulian PT Sido Muncul terhadap masyarakat kurang mampu yang menderita katarak,” ujarnya saat menemani
Menteri DPT RI, Helmy Faizal Zaini, Bupati Musirawas H Ridwan Mukti meninjau pelaksanaan operasi katarak di Rumah Sakit Dhua’fa di Kecamatan Muarabeliti, kemarin.

Nanik menerangkan, program bantuan operasi katarak itu merupakan implementasi dari MoU antara Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan PT Sido Muncul serta Perdami.

“Bantuan operasi katarak sejak 2011 sudah dilakukan di 133 rumah sakit atau klinik mata dan sampai tahun 2012 sudah dilaksanakan di 21 provinsi,” katanya.

Berdasarkan data yang dimiliki, dia menjabarkan jumlah pasien buta katarak kurang mampu yang tekah dioperasi pada 2012 sebanyak 3.408 orang, sementara yang telah terjadwal untuk dilakukan operasi sebanyak 9.527 orang.

“Total pasien katarak yang telah dioperasi kerja sama PT Sido Muncul dan Perdami sejak tahun 2011 sebanyak 9.408 orang. Dan kami bersyukur program bantuan ini berhasil mendapatkan penghargaan Asia Responsible Entrepreneurship award 2011 dari Enterprise Asia,” ujarnya.

Terpisah, Dirut PT Sido Muncul Irwan Hidayat dan pers release mengaku, senang dapat melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dalam bentuk bakti sosial operasi katarak bagi masyarakat kurang mampu.

“Tanpa bantuan pihak lain tidak mungkin program ini dapat berjalan dengan baik. Semoga semakin banyak pihak yang peduli terhadap masalah buta katarak di Indonesia,” ujarnya. Okur