SFC Sukses Kudeta Persipura

Samarinda, BP

Misi merengkuh kembali tahta klasemen berhasil diwujudkan Sriwijaya FC. Kemenangan atas Persisam membuat Sriwijaya FC mengudeta Persipura dari puncak klasemen.

Sriwijaya FC tak ingin memberikan kesempatan kepada Persipura Jayapura untuk berlama-lama memuncaki klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2011/2012. Skuad Laskar Wong Kito berhasil merebut kembali tahta klasemen setelah berhasil meraih kemenangan 1-0, atas Persisam di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (18/4).

Risky Nopriansyah tampil sebagai pahlawan setelah mencetak gol semata wayang di menit 60. Ia memanfaatkan kelengahan barisan belakang Persisam saat mengantisipasi serangan balik pemain SFC.

Tambahan tiga poin membuat Sriwijaya mengumpulkan nilai 42 dari 19 laga yang telah dijalani. Hasil ini cukup untuk membuat SFC kembali memuncaki klasemen sementara. Koleksi poin tersebut sama dengan Persipura, namun Laskar Wong Kito unggul selisih gol. Sementara Persisam tetap berada di peringkat 11 dengan nilai 23 dari 19 pertandingan.

Pelatih SFC Kas Hartadi mengaku, kunci kemenangan SFC tidak lepas dari kecerdikan Hilton Moirera dan Riski dalam  memanfaatkan lambannya pemain belakang Persisam. Selain itu, kepiawaian lini belakang SFC mematikan pergerakan Cristian Gonzales.
“Semua pemain kerja keras dan kita mampu bertahan di sepertiga lapangan, sembari mengandalkan serangan balik. Strategi ini berhasil karena kecerdikan Riski dalam memanfaatkan peluang,” kata Kas Hartadi usai pertandingan.

Dia menambahkan, pemainnya berhasil menghentikan pergerakan Eka Ramdani, juga menjadi andil gagalnya Persisam mencetak gol.  ”Pada babak pertama lini belakang kita sedikit diuntungkan dengan tidak tampilnya Jerry. Babak kedua Jerry berhasil merepotkan pertahanan kita. Langsung saya instruksikan Jamie Coyne untuk mengawal Jerry. Dan ini berhasil sehingga lini depan Persisam sulit menembus pertahanan kita,” ujarnya.

Kas mengaku sempat tidak menyangka pemainnya bisa mendapatkan tiga poin di kandang Persisam. “Dari segi permainan, sebenarnya kedua tim cukup imbang, tapi justru tim kami bisa memanfaatkan peluang dan gagal disamakan oleh tuan rumah. Ini hasil yang bagus sebelum menghadapi Mitra Kukar,” ujar pelatih asal Solo ini.
Pelatih Persisam Putra Samarinda Hendri Susilo mengaku kecewa atas hasil anak asuhnya dalam dua laga terakhir, terutama menghadapi Sriwijaya yang harus menelan kekalahan.

“Kami punya lima peluang dan tidak satu pun bisa menghasilkan gol, sementara lawan punya satu peluang justru bisa membuahkan hasil,” terang Hendri Susilo.
Menyinggung evaluasi tim, pelatih kelahiran Padang, Sumatera Barat, itu mengatakan, pada setiap pertandingan pihaknya sudah melakukan evaluasi. Sayangnya, hasil evaluasi tersebut belum membuahkan hasil.

“Mungkin karena faktor kualitas pemain yang kami miliki. Meski demikian, saya akan terus berjuang untuk mencapai hasil yang lebih baik,”kata Hendri.

Kecerdikan Riski

Persisam dan Sriwijaya FC mengawali pertandingan dengan tempo lambat sehingga tidak terlalu banyak memberikan ancaman bagi barisan pertahanan masing-masing tim. Selama setengah jam laga berjalan, pemain kedua tim kerap melakukan kesalahan.
Peluang terbaik diperoleh Sriwijaya FC pada menit ke-34. M Ridwan berhasil menusuk sisi kiri pertahanan Persisam, namun tendangannya dapat ditepis kiper Agung Prasetyo.
Persisam dan Sriwijaya memperbaiki performa mereka di babak kedua. Sejumlah serangan berbahaya dilancarkan kedua tim untuk memecahkan kebuntuan guna memimpin lebih dulu dari lawan. Hadirnya Jerry Karpeh di babak kedua memberikan perubahan dalam permainan Persisam.

Tuan rumah berusaha menggebrak pertahanan Sriwijaya FC di awal babak kedua. Namun Karpeh dan Cristian Gonzales tidak bisa memanfaatkannya dengan baik.
Pendukung Persisam terbungkam pada menit ke-60.

Djayusman Triasdi gagal menghalau umpan panjang Sriwijaya FC ke pertahanan tuan rumah. Kesalahan Djayusman ini dimanfaatkan Risky Novriansyah untuk memperdayai Agung hingga membawa Sriwjaya FC unggul 1-0.

Tersentak dengan gol lawan, Persisam berusaha bangkit. Selang lima menit kemudian, Persisam mendapatkan peluang melalui Gonzales, tapi tendangannya dapat ditepis kiper Ferry Rotinsulu.

Lima menit menjelang pertandingan berakhir, Hilton Moreira berhasil menjebol gawang Persisam. Namun wasit menganulir gol tersebut, karena menganggap striker Sriwijaya ini terlebih dulu melakukan pelanggaran. Skor 1-0 bertahan hingga pluit panjang ditiup wasit. /fer/ton