Pemasangan ‘Converter Kit’ Lamban

Palembang, BP

Sebanyak 30 unit kendaraan dinas Pemerinta Kota (Pemko) Palembang, mulai dipasang alat converter kit untuk mengubah bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG). Pemasangan berjalan lamban sehingga target empat hari bakal tak cukup.

Pemasangan dilakukan di Jalan Dwikora, Kamboja, dekat SMPN 3 Palembang, oleh PT Auto Gas Indonesia (PT AGI) Cabang Palembang. Manajer PT AGI Cabang Palembang, Hendi Suhendi, Rabu (18/4), mengatakan, pemasangan converter kit sudah dimulai sejak tiga hari lalu. “Hingga hari ini (kemarin-red) ada delapan kendaraan dinas yang dipasang converter kit, rencananya sekitar 30 kendaraan. Ditargetkan empat hari tuntas pemasangan,” ujarnya.

Sehingga untuk mengejar target pemasangan tersebut, menurut Hendi, pihaknya telah melayangkan surat kepada Walikota agar mengimbau instansi yang kendaraan dinasnya akan dipasang converter kit, untuk bisa memasukkan mobilnya delapan unit sehari.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Pemko agar kendaraan dinas ini bisa masuk minimal delapan unit sehari,” jelasnya.

Sejauh ini, pemasangan converter kit di kendaraan dinas itu, telah dipasang pada tiga instansi seperti Dinas Perkebunan, Dinas Perhubungan, dan Pemko sendiri. “Mobil instansi yang telah kami pasang converter kit ini seperti Innova, Terios, APV, dan Opel Blazer. Untuk mobil dari Dinas Perkebunan ada satu, Dishub tiga, dan Pemko baru satu,” kata Hendi.

Mengenai kendaraan dinas yang akan dipasang converter kit, Hendi menjelaskan, secara khusus kriterianya mesti berbahan bakar bensin dan sudah injection. “Artinya di atas tahun 2005, sebab jika di bawah tahun tersebut kita kesulitan untuk mengubahnya menggunakan converter kit ini,” jelasnya.

Pemasangan converter kit, dikerjakan oleh 15 teknisi yang berasal empat tenaga lokal dan 11 tenaga dari Jakarta.

Sementara, salah satu mekanik PT AGI, Eko Budiman, mengungkapkan, untuk satu kendaraan bisa dikerjakan selama enam jam oleh empat orang. “Sedangkan alat yang akan dipasang di antaranya reducer (penurun tekanan gas), filter, control engine, dan tabung kemudian switch control,” katanya.

Setelah semua rampung, akan dilakukan general check up atau pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kendaraan sudah aman dan siap digunakan. /rul