Listrik Padam Peserta UN Panik

Prabumulih, BP

       Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kota Prabumulih, diwarnai dengan padamnya aliran listrik di wilayah Kecamatan Cambai dan sekitarnya.

Akibatnya, siswa SMA Negeri 6 yang berada di kawasan tersebut menjadi panik dan para guru dan pengawas kelabakan.

Pasalnya, ketika jaringan listrik padam siswa tengah mengerjakan soal-soal mata pelajaran Bahasa Inggris.

Pada  saat itu, peserta UN sedang mengerjakan  salah satu soal dengan cara mendengarkan rekaman kaset berbahasa Inggris atau listening.

Beruntung, padamnya jaringan listrik tersebut tidak berlangsung lama, sesaat setelah pihak sekolah dan Dinas Pendidikan (Disdik) menelpon pihak PLN, lampu kembali menyala dan para siswa pun kembali melanjutkan soal-soal yang telah mereka terima.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Prabumulih HM Rasyid, Selasa (17/4), membenarkan adanya insiden pemadaman jaringan listrik tersebut.

Namun menurut Rasyid, pemadaman listrik tidak berlangsung lama sehingga tidak mengganggu jalannya pelaksanaan UN.

Ketika disinggung apakah ada penambahan waktu bagi siswa untuk mengerjakan soal-soal ujian terkait padamnya aliran listrik tersebut, secara lugas Rasyid menuturkan, sesuai dengan aturan pihaknya bisa saja memberikan tambahan waktu mengingat apa yang terjadi itu merupakan insiden dan tidak direncanakan.

“Biasa saj ada penambahan waktu, sebab itu kan bukan kehendak kita dan memang kita tidak mengetahui kapan terjadinya pemadaman listrik. Tapi tadikan padamnya jaringan listrik tidak lama hanya beberapa menit saja saya rasa tidak perlu ada penambahan waktu tapi kita lihas saja nanti,” ungkapnya.

Walikota Prabumulih H Rachman Djalili meminta kepada para pengawas untuk memberikan penjelasan kepada siswa sebelum soal dibagikan dan dikerjakan. Onov