Kaca Mobil Dipecah Rp250 Juta Raib

 Sekayu, BP

Naas dialami Harmoko (30), warga Nganti Sanga Desa, Kabupaten Muba. Saat memarkir mobilnya di Simpang Empat Rumah Makan DMS Jalan Kapten A Rivai Talang Jawa, Kelurahan Balai Agung, kendaraannya itu dijarah maling.

Kaca mobil Toyota Avanza BG 8612 QY  di bagian kanan dipecahkan maling, Rabu (18/4) pukul 12.45.

Harmoko  yang merupakan PNS di Puskesmas Ngulak, Kecamatan Sanga Desa mengalami  kerugian uang tunai Rp250 Juta. Uang itu baru diambilnya dari Bank Mandiri Sekayu dan ditaruh dalam tas laptop  jinjing. Rencananya uang akan dipakai membayar sawit kepada mitra usahanya PT Wana Potensi Guna (WPG). Atas kejadian itu, korban melaporkannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Muba.

Di hadapan petugas, korban  mengaku tidak mengira uang sebanyak itu digondol bandit pecah kaca. Pasalnya, korban yang sebelumnya ke Puskesmas Ngulak mendapatkan kabar dari keluarganya untuk mengambil uang ke Bank Mandiri.“Uang itu untuk pembayaran Delivery Order (DO) sawit,” pungkas korban sambil menundukkan kepalanya.

Dituturkannya, demi membayar DO, korban memacu mobilnya dari Sanga Desa dan langsung ke Bank Mandiri Sekayu di komplek Petro Muba. Uang Rp250 juta yang diambilnya ditaruh didalam tas laptop merek Lenovo. Tas itupun ditaruh korban di atas  kursi depan samping kursi sopir. Lantaran ingin makan martabak dan ingin membungkus martabak untuk orangtuanya, korban mampir ke warung martabak di samping rumah makan DMS dekat pasar perjuangan.

Tidak sampai lima menit, tiba-tiba terdengar suara dekat parkiran mobil. “Aku belum tahu kalau kaca mobil dipecahkan. Karena ada warga ramai-ramai, kupikir ada kecelakaan. Saya baru sadar kalau itu suara kaca pecah dari mobil saya. Saya langsung mencari tas di samping sopir tapi sudah raib. Saya bingung mau kejar pelaku atau melapor, akhirnya saya putuskan melapor ke polisi,” terang dia.

Dalam laporan  LP/B 319/IV/2012/Sumsel/Res Muba tanggal 18 April 2012 yang diterima Kepala SPKT III Effendi tertulis selain uang tunai Rp250 juta raib, korban  juga  menyatakan kehilangan lima buku tabungan, kartu ID Card PNS dan mouse laptop.

Kapolres Muba AKBP Toto Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Maruly Pardede didampingi Kapolsek Sekayu AKP Iwan Wahyudi mengatakan, bandit pecah kaca ini sudah banyak meresahkan warga Sekayu dan sekitarnya. Pihaknya akan mengungkapkan kasus tersebut. “Mobil korban diamankan di Mapolres Muba. Dan kasus ini masih dalam penyelidikan lebih intensif,” terangnya. /arf