Rebut Poin Di Kandang Mitra Kukar

Palembang, BP

Sriwijaya FC bertekad tidak kehilangan poin di tiga laga tandang perdana di putaran kedua LSI. Usai meraup poin penuh di kandang Deltras dan Persisam, Laskar Wong Kito juga ingin merebut poin di home base Mitra Kukar.

Setelah mempermalukan tuan rumah Persatuan Sepakbola Indonesia Samarinda (Persisam) Putra Samarinda 1-0, di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (18/4), Sriwijaya Football Club (Sriwijaya FC) akan melanjutkan laga putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) atau Indonesia Super League (ISL) 2011/2012, di kandang Mitra Kutai Kartanegara (Mitra Kukar). Laskar Wong Kito dan Mitra Kukar akan bertemu di Stadion Perjiwa, Tenggarong, Minggu (22/4) nanti.

Kesebelasan Laskar Wong Kito bertekad tiga laga tandang perdana di putaran kedua musim ini dilewati tanpa kehilangan poin. Di kandang Delta Putra Sidoarjo (Deltras), Jawa Timur (Jatim), Jumat (13/4) lalu, Sriwijaya FC meraih poin penuh dengan kemenangan 1-0.

“Lawan Mitra Kukar target kita curi satu poin saja sudah cukup. Tidak kehilangan poin sudah cukup. Pemain kita pasti capek, apalagi kita hanya istirahat dua hari,” ujar Kashartadi kepada BeritaPagi, Rabu (18/4).

Namun, kelelahan para pemain Sriwijaya FC tersebut dapat terobati dengan dua pemain Mitra Kukar, Pierre Njanka Beyaka dan Markus Nathan Bent dipecat. Karena, Njanka dan Bent cukup membuat anak asuh Kashartadi kewalahan saat laga kandang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, pada 8 Maret lalu.

“Keduanya pemain berkualitas dan merepotkan kita, terlebih Bent yang mencetak satu gol ke gawang kita dalam pertandingan itu,” ujar Kashartadi.

Kashartadi menilai, Mitra Kukar memiliki pemain-pemain berkualitas, hanya saja belum kompak karena baru bersama-sama di klub yang baru bergabung di Liga Super Indonesia (LSI) atau Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 tersebut.

Perginya Njanka dan Bent tentu membuat kekuatan lini depan Mitra Kukar sedikit berkurang, tetapi Kashartadi tetap akan mengintruksikan Ponaryo Astaman dan kawan-kawan untuk tetap waspada. “Karena semua pemain Mitra Kukar berbahaya,” katanya. /ton