Server e-KTP Rusak

Martapura, BP

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten OKUT terus menggenjor perekaman KTP elektronik atau e-KTP.

Sampai dengan April, jumlah wajib KTP yang telah direkam mencapai 360. 381 orang atau 81 persen dari total 442.800 orang.

Dengan hasil ini, Dukcapil OKUt  optimis sebelum batas waktu proses e-KTP yang jatuh 31 April, semua rekam sudah selesai.

Kepala Dukcapil OKUT, Herfiansyah Djarab, Senin (16/4), mengatakan, meski sudah mencapai angka 81 persen, jumlah rekam  tersebut masih sedikit mengalami hambatan lantaran dua  alat server rekam e KTP mengalami kerusakan.

“Alat tersebut masing-masing berada di Kecamatan Buay Madang Timur dan Bangsa Raja. Kerusakan peralatan tersebut sudah kita bawa  dan kirim lagi ke pihak konsorsium untuk diperbaiki atau diganti. Ya sekarang tinggal tunggu saja,” ujarnya.

Dikatakannya, rusaknya alat server tersebut menggangu proses perekaman di Kecamatan Buay Madang Timur dan Bangsa Raja.

Sementara di OKUS, target pelaksanaan e-KTP dapat tercapai. Kondisi memberi dampak
positif bagi kabupaten paling selatan di Provinsi Sumatera Selatan.

Apalagi, Bupati OKUS Muhtadin Sera’i mendapat penghargaan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) karena dinilai memenuhi target 100
persen program e-KTP yang dicanangkan pemerintah pusat.
Kepala Dukcapil OKUS Beni
Effendi mengatakan, penghagaan tersebut diberikan kepada masing-masing kepala daerah se- Sumsel.

“Pemberian penghargaan berlangsung di kediaman Gubernur Sumsel tepatnya di Griya Agung. Penyerahan sudah belangsung kemarin diwakili Wakil Bupati Herawati Gatot,” terang Benny.
Menurutnya untuk OKUS pencapai target 100 persen sejak 3 April 2012 dengan jumlah 20.178 jiwa dari jumlah wajib KTP sebanyaksekitar 4.000 jiwa.

Pencapaian target tersebut, tambah Benny merupakan penilaian dari pemerintah pusat berdasarkan target yang telah ditentukan.

Untuk saat ini e-KTP yang sudah dicetak sudah mencapai 2.000, akan tetapi untuk pembagiannya belum bisa dijadwalkan karena
menunggu jadwal dari bupati. /mas/ady