Jalintim Macet 10Km

Inderalaya, BP

Gara-gara sebuah truk PS  bermuatan barang kelontongan dari Palembang tujuan Kabupaten OKI mengalami patah gardan di atas jembatan Inderalaya, Senin (16/4) sekitar pukul 11.30, menyebabkan kemacetan di ruas Jalintim lebih dari 10km.
Akibat truk tersebut tidak dapat bergerak sebelum kendaraan tersebut bisa diperbaiki, mengakibatkan kemacetan hingga memakan waktu lima  jam.

Pemantauan di lapangan, kemacetan mulai dari depan kantor DPRD OI sampai ke Desa Tebing Gerinting, Kecamatan Inderalaya Selatan.
Petugas Lantas Polres dibantu dishub OI baru dapat mengatasi kemacetan sekitar pukul 15.00, setelah kendaraan berhasil diperbaiki dengan cepat.

Tak pelak, pihak petugas memberlakukan sistem buka tutup untuk tidak memperparah kemacetan.
Menurut keterangan Norman, warga yang terjebak macet hingga dua jam di Pasar Inderalaya, kendaraan yang mogok di atas jembatan tersebut dari arah Palembang menuju OKI dengan muatan barang kelontongan.

“Gardan mobil patah setelah terperosok di lubang yang besar di atas jembatan,” ujarnya.

Kapolres OI AKBP Deni Dharmapala melalui Kasat Lantas AKP Wawan Andi Susanto mengatakan, patahnya gardan truk disebabkan oleh beratnya muatan kendaraan dan jalan rusak.
“Kemungkinan muatan barang kelontongan itu sekitar 10 ton, gardan truk patah karena gardan tidak kuat menahan beban saat mengayun masuk lubang dan patah,” katanya
Dijelaskannya, kemacetan mulai terjadi sekitar pukul 11.30 sesaat setelah gardan truk patah. Polres dan Dishub telah berusaha mengatasi kemacetan dengan sistem buka tutup dan menertibkan kendaraan yang mencoba memotong jalur dengan saling mendahului.
Selanjutnya atas kejadian tersebut, dia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan yang berlubang, terutama yang mendesak di atas jembatan karena rawan macet, apalagi jembatan di Pasar Inderalaya lokasinya dekat dengan pasar.
“Sebaiknya jembatan tersebut dibuat dua jalur, jadi kalau macet bisa ditasi dengan cepat. Kita tahu sendiri pasar, apalagi di pinggir jalan seperti ini sangat rawan akan kemacetan. Jadi, jika jembatan ini dibuat dua jalur sayara macet dengan mudah bisa diatasi,” jelasnya. /hen