Terdakwa Korupsi PKBL Segera Disidang

Palembang, BP

Dua terdakwa dugaan korupsi Program  Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) PT Pertamina Plaju yang diduga merugikan negara hingga Rp700 juta, EF pegawai PT Pertamina Plaju dan LD pegawai outsourcing PT  Pertamina Plaju segera menjalani persidangan pekan depan.

“Sekarang ini proses pemeriksaan sudah masuk penyidikan tahap kedua, saya sudah perintahkan jaksa segera melimpahkan berkas perkaranya ke Pengadilan Negeri minggu depan , untuk kemudian disidang minggu depan juga,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang Surnata kepada BeritaPagi, Minggu (15/4).

Menurut Surnata, hingga pemeriksaan tahap kedua sekarang ini belum ditemukan tersangka baru, dan kemungkinan besar tidak ada lagi tersangka baru hingga pelimpahan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Klas IA Palembang pekan depan.

Ia pun berharap para tersangka dapat mematuhi aturan peradilan mendatang, agar segera didapat kekuatan hukum tetap atas perkara yang disangkakan.

Mencuatnya kasus dugaan korupsi Program  Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) PT Pertamina Plaju yang diduga merugikan negara hingga Rp700 juta sejak awal Februari 2012, setelah Kejari Palembang secara intensif memeriksa para saksi.

Pemeriksaan  calon tersangka dugaan tindak pidana korupsi proyek penggemukkan sapi bagi 15 kelompok di Sumatera Selatan dilakukan langsung Kejari Palembang.

Pemeriksaan para saksi itu sendiri berawal dari laporan masyarakat dan temuan berbagai sumber yang masuk ke Kejari Palembang, yang intinya menyebutkan adanya indikasi korupsi dalam proyek bernilai Rp3 miliar dengan total kerugian negara mencapai Rp700 juta tersebut.

Modus tindak pidana korupsi itu sendiri, dilakukan para pelaku dengan membuat data fiktif para kelompok tani penerima bantuan dana program kemitraan tersebut.

Hingga saat ini Kejari Palembang sudah memeriksa puluhan saksi diantaranya karyawan PT Pertamina yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Tiga pekan lalu Kejari Palembang pun sudah menetapkan dua tersangka pelaku korupsi berasal program kemitraan itu diantaranya dari kalangan PT Pertamina Plaju Palembang sendiri, dan proses pemeriksaan terhadap dua tersangka memasuki tahap kedua dan segera menjalani persidangan. /git