Mahasiswi Dijambret di Jakabaring

Palembang, BP

Naas dialami Rati Purwasi (22), mahasiswi Universitas PGRI Palembang. Dia menjadi target kawanan jambret sehingga tas korban digasak pelaku.

Warga Jalan KH Azhari, Lorong Rawa-Rawa, RT 26 RW 5 Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan SU II ini pun syok dan melaporkan kejadiannya ke Mapolresta Palembang, Sabtu (14/4) pukul 20.00.

Peristiwa naas ini terjadi di Jalan Gubenur H Bastari, persisnya depan Kejaksaan Negeri (Kejari), Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I. Berawal ketika korban melintas di lokasi kejadian yang berboncengan dengan temannya mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba datang pelaku dari belakang dan langsung memepet motor korban dari samping kiri. Saat itulah pelaku menyambar tas korban yang berada di pangkuan. Kendati sempat terjadi saling tarik menarik, namun karena kalah tenaga, korban terpaksa merelakan tas miliknya dilarikan pelaku.

Akibat kejadian itu, korban terpaksa gigit jari, karena dalam tasnya
berisi dompet dengan uang tunai Rp500.000, KTP, kartu mahasiswa, ATM BNK, satu buah HP merek Nokia E71, flashdisk. Tidak terima atas perbuatan pelaku, korban melaporkan kasusnya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolresta Palembang.

“Kami tidak sadar telah diincar pelaku, waktu kejadian cepat sekali. Waktu itu kami mau jalan-jalan menikmati malam minggu, tapi tidak menyangka akan begini ujungnya,” terang korban dengan nada kesal.

Dia mengaku, sudah sering jalan-jalan bermalam Minggu di kawasan Jakabring Sport City (JSC). Namun kali ini, dirinya mengalami peristiwa yang membuatnya trauma. “Sebenarnya saya sudah sering membaca berita tindak kejahatan di kawasan tersebut, karena saya merasa tidak menjadi korban jadi nyantai aja. Tapi begitu sedang jalan, ada motor dari belakang dan menyambar tas yang saya bawa,” ucapnya.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Kasat Reskrim Kompol Frido Situmorang membenarkan pihaknya telah menerina laporan korban. “Perkara dan berkasnya sudah kita terima dan sedang diselidiki lebih lanjut,” ujar Frido. /ren