Tanpa APBD Tetap Berprestasi

Palembang, BP

Presiden PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), H Dodi Reza Alex mengakui, tidak mudah mengelola Sriwijaya Football Club (Sriwijaya FC) tanpa menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Namun, manajemen Sriwijaya FC tetap bertekad kesebelasan kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) tetap berprestasi dan menjadi Juara Liga Super Indonesia (LSI) atau Indonesia Super League (ISL) 2011/2012.

Dodi menyatakan, manajemen dan pengurus PT SOM harus siap ‘berdarah-darah’ agar Sriwijaya FC tetap eksis dan berjaya. “Dalam artian kami harus berani jungkir balik mencari dana, mengeluar uang dari kantong pribadi, menjalin komunikasi dengan relasi dan perusahaan. Itulah yang kini dilakukan jajaran pengurus dan manajemen,” ujar Dodi kepada wartawan, Minggu (15/4).

Sejauh ini Sriwijaya FC terus berjalan dan mampu bersaing di kanca persepakbolaan Indonesia meski tidak menggunakan dana Negara. Sriwijaya FC yang telah mandiri kini berada di puncak sementara klasemen LSI 2011/2012 dan menjadi juara paruh musim.

“Itu (mengurus klub tanpa APBD-red) akan menjadi prestasi sendiri, karena Sriwijaya FC tim juara dan sudah banyak gelar ketika masih memakai APBD. Kini kita tanpa APBD, tetapi tetap harus mempersembahkan gelar,” kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) tersebut.

Manager Sriwijaya FC Hendri Zainuddin juga mengakui tidak mudah mengurus Sriwijaya FC dengan tidak menggunakan APBD. Namun, atas perhatian penuh dan dukungan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin selaku Pembina Sriwijaya FC, manajemen Sriwijaya FC terus berupaya agar kesebelasan Laskar Wong Kito tetap berjalan dan berprestasi.

“Memang terasa berat mengurus klub tanpa APBD. Tetapi, Alhamdulillah sejauh ini Sriwijaya FC bisa mengatasi berbagai persoalan. Dan memang harus diakui, Pak Alex selalu memberikan dukungan baik spirit, maupun materiil,” kata Hendri.  /ton