Korupsi Bansos OKU Segera Dilimpahkan Ke Kejaksaan

Palembang, BP

Kasus dugaan korupsi bantuan sosial Pemkab OKU segera dilimpahkan ke kejaksaan. Berkasnya ditargetkan sudah lengkap pada Mei mendatang.

Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sumsel menargetkan berkas dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Pemkab  Ogan Komering Ulu (OKU) lengkap pada Mei mendatang. Terkait dengan pemeriksaan Bupati OKU Yulius Nawawi untuk sementara ini dinyatakan selesai.

“Untuk sementara ini pemeriksaan Yulius sebagai saksi telah selesai. semua pertanyaan dijawab dengan baik sesuai dengan harapan. Berkasnya setelah ini akan segera kita kirimkan ke kejaksaan,” ucap Direktur Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol Raja Haryono melalui Kasubdit Tipikor AKBP Denny Y Putro, Jumat (13/4).

Diberitakan sebelumnya, Bupati OKU Drs Yulius Nawawi MM menjalani pemeriksaan oleh Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumsel, Kamis (12/4). Kedatangan Yulius dalam rangka memberikan keterangan sebagai saksi kasus penyimpangan dana Bansos Kabupaten OKU pada 2008 yang disinyalir menimbulkan kerugian negara sebesar Rp2,9 miliar.

Menggunakan kemeja putih lengan panjang, Yulius tiba di Gedung Subarkah, Direktorat Khusus Polda Sumsel dengan menggunakan mobil Kijang Innova warna hitam sekitar pukul 09.00. Kemudian, Yulius yang didampingi seseorang masuk ke ruangan Kasubdit Tipikor.

Sekitar 15 menit kemudian, Yulius masuk ke ruangan Direktur Direktorat Kriminal Umum Polda Sumsel. Yulius berada di ruangan tersebut sekitar 15 menit. Setelah itu, baru dia menjalani pemeriksaan sebagai saksi di ruang Devia Cipta sekitar pukul 09.30.

Pemeriksaan sendiri berlangsung tertutup yang dipimpin Kasubdit Tipikor AKBP Denny Y Putro. Berdasarkan informasi, Yulius diberikan sekitar 20 pertanyaan oleh penyidik berkaitan dengan posisinya sebagai Wakil Bupati OKU waktu itu.

Pemeriksaan sebagai saksi ini sendiri baru bisa dilakukan setelah Polda Sumsel mendapatkan surat izin langsung dari Presiden Republik Indonesia (RI), Susilo Bambang Yudhoyono pada Februari lalu.

Setelah menjawab semua pertanyaan penyidik, Yulius langsung meninggalkan Gedung Subarkah Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumsel sekitar pukul 12.10. Yulius dijemput dengan menggunakan mobil Kijang Innova warna hitam dengan nomor polisi BG 1995 FB.

Yulius bahkan enggan memberikan keterangan kepada wartawan dengan langsung menutup pintu mobil. Pemeriksaan sebagai saksi tambahan tersebut dilakukan karena berkas kasus korupsi dan Bansos OKU atas tersangka Syamsul Jalil dan Sugeng dikembalikan lagi oleh Jaksa Penuntut Umum (P19). /wan