Hindari Tendangan Bebas

Palembang, BP

Dalam laga Persisam vs Persiram Raja Ampat, Sabtu (14/4) lalu, salah satu gol yang diciptakan Persisam dari tendagan bebas. Eka Ramdani menjadi algojo Persisam dalam laga ini. Bagi Sriwijaya FC, situasi seperti ini perlu diwaspadai.

“Jadi kita perlu menghindari pelanggaran dekat kotak penalti, sebab Persisam punya spesialisasi tendangan bebas,” jelas wing Sriwijaya FC Siswanto, Minggu (15/4).

Pemain bertubuh mungil ini selalu menjadi eksekutor utama bagi Persisam saat klubnya mendapatkan kesempatan tendangan bebas.

“Gol pembuka Persisam saat melawan Persiram kemarin, karena baiknya tendangan Eka, nah ini perlu kita waspadai,” ujarnya.

Dalam laga ini, Eka juga kerapkali melesatkan tendangan yang berbahaya. Akan tetapi, berkat penampilan gemilang kiper Persiram Ari Kurniawan dapat membuat tendangannya mental.

Sebut saja seperti tendangan bebas Eka Ramdani pada menit ke-23, Ari Kurniawan sempat kesulitan membendungnya, meski pada akhirnya berhasil dimentahkan dengan posisi terbang.

Dalam laga ini, Eka memang menjadi salah satu pemain yang sulit untuk dihentikan. Oleh sebab itulah, menurut Siswanto, Eka Ramdani harus dimatikan bila tidak ingin bernasib sama seperti Persiram Raja Ampat.

“Ritme permainan Persisam ada di Eka Ramdani, ia mampu mengatur serangan Persisam, Eka harus kita kawal dan dimatikan pergerakannya,” jelasnya.

Bila pemain ini, sudah dikawal dan dimatikan pergerakannya, maka Sriwijaya FC baru dapat menguasai permainan dan menghindari serangan balik.

Dalam laga itu,  pertarungan di lini tengah dan sayap akan menjadi kunci bagi kedua tim dalam memenangkan laga. “Eka selain memiliki gerakan yang cepat, dan pengatur serangan, juga perlu diwaspadai terutama tendangan dari kaki kanannya yang keras, dan pasing yang terukur,” ingatnya. /zal