Soal UN Dijaga Ketat Aparat

Prabumulih, BP

 

Naskah soal dan LJ UN sudah didistribusikan. Selanjutnya, dokumen negara itu disimpan di ruang khusus.

Ratusan dus dokumen berisi naskah soal ujian nasional (UN) SMA/MA/SMK sudah didistribusikan di sejumlah daerah Sumatera Selatan.

Di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Prabumulih, soal dan LJ UN tiba, Jumat (13/4), tdengan mendapat pengawalan petugas kepolisian dan petugas pengawas dari Universitas Sriwijaya (Unsri).

Ribuan naskah soal UN yang masih terbungkus rapat dalam paket amplop ini, rencananya distrerilkan di kantor Disdik hingga masa ujian mulai dilaksanakan pada Senin (16/4) nanti.

Kepala Disdik Kota Prabumulih Rasyid melalui Kepala Bidang Sekolah Menengah (Dikmen) Irawan Supmidi ditemui usai menandatangani berita acara serah terima dengan Disdik Sumsel, Jumat (13/4), mengatakan, selama disimpan soal UN dijaga ketat petugas.

Menurut dia, hal itu dilakukan karena jarak yang tidak terlalu jauh antara Sub Rayon dengan kantor Disdik Prabumulih dan lebih memudahkan pengawasan.

“Kecuali jarak antara Sub Rayon dengan kantor Disdik memang jauh, seperti Muaraenim atau Palembang. Naskah soal UN-nya langsung didistribusikan ke Sub Rayonnya,” jelas Irawan.

Disinggung mengenai pengamanan saat pelaksanaan UN nanti, Irawan optimis tidak akan terjadi kebocoran soal dan penyimpangan lainnya. Bahkan, pihaknya tidak akan diikutsertakan saat pembagian soal–soal UN tersebut.

Sementara itu, jajaran Polres Kota Pagaralam menerjunkan 88 personel Polri untuk mengamankan pelaksanaan UN.

Kapolres Pagaralam AKBP Abi Darrin SH didampingi Kabag OPS AKP Erlangga, kemarin mengatakan, petugas yang akan diterjunkan dalam pengamanan UN tersebut terdiri dari, Sat Reskrim, Intelkam, Sabhara. dan Satlantas.

Menurut dia,  untuk pengamanannya nantinya petugas akan mengawal distribusi dan mengamankan lembar soal serta lembar jawaban ujian yang disimpan di ruangan khusus di Kantor Disdikpora Kota Pagaralam/

”Semua tahapan pelaksanaan UN mulai dari datangnya soal hingga pelaksanaan ujian di sekolah-sekolah akan dilakukan penjagaan,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga H Hajarudin Yamin didampingi Kabid Persekolahan Parliansyah mengatakan, telah menyiapkan ruangan khusus untuk menyimpan soal dan LJUN.

“Ruangan yang ada diseterilkan dan tidak boleh sembarang orang yang masuk kecuali petugas yang ditunjuk. Hal ini untuk menjaga kerahasian sekaligus menghindari kebocoran soal. Kita juga telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan penjagaan,” ujarnya. /nov/dar