Satpam Bersenjata Ditangkap di JSC

Palembang, BP

Ruslan (46) yang mengaku satpam Jakabaring (GOR) ini diamankan petugas Satuan Sabhara Polresta Palembang setelah ditemukan sepucuk pistol jenis FN laras pendek kaliber 9 Mm made in Belgium di pinggangnya tanpa surat izin. Diduga kuat pelaku merupakan sindikat pemerasan terhadap remaja yang berekreasi di kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Jumat (13/4).

Tersangka yang merupakan warga Jalan Kebun Pisang RT 01 RW 01 No 01 Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan SU I ditangkap saat petugas sedang patroli di kawasan lapangan tembak JSC. Petugas melihat gerak-gerik tersangka yang mencurigakan. Kemudian petugas menanyakan sebagai apa disana, namun pelaku seperti tidak mau ditanyai. Kemudian petugas memeriksa tersangka. Alhasil senpi rakitan, dua buah borgol dan dua unit HT ditemukan petugas dari tangan tersangka. Tak pelak, tersangka digelandang di Mapolresta Palembang bersama barang bukti.

Pantauan dilapangan, diduga kuat modus tersangka melakukan pemerasan menyamar menjadi petugas kepolisan berpakaian preman. Lantaran barang bukti berupa sejumlah borgol dan senpi serta HT digunakan untuk mengelabuhi korbannya. “Buat jaga-jaga Pak, pistol itu dan sudah satu tahun ada dengan saya, memang saya pernah menjadi satpam di lokasi saat SEA Games namun sudah habis masa berlaku,” katanya.

Terkait surat perjanjian dan puluhan foto copy KTP yang ditemukan di dompetnya, tersangka tidak mau memberikan komentar dan memilih bungkam ketika petugas dan sejumlah wartawan menanyainya. Diduga kuat milik korban yang sudah diperasnya. “Tidak tahu Pak, itu bukan punya saya,” kelit tersangka.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting, SIk didampingi Kasat Sabhara Kompol M Fijar Muslim, mengatakan petugas menemukan sejumlah barang bukit berupa beberapa STNK, foto copi KTP dan kartu pelajar serta surat pernyataan hingga uang tunai jutaan rupiah. Diduga kuat tersangka sengaja melakukan praktik pemerasan kepada sejumlah korban yang datang di lokasi.

“Dari hasil pemeriksaan dan barang bukti oleh petugas diduga tersangka telah sengaja melakukan pemerasan orang berpacaran kemudian diintimidasi oleh tersangka dengan membuat surat pernyataan dan padanya kita tamukan sejumlah uang,” katanya

Ditambahkan Ginting, untuk imbauan kepada masyarakat yang sering rekreasi di JSC dan telah menjadi korban tersangka untuk segera melaporkan kejadian ke Mapolresta Palembang. /ren