Palak Pengamen Untuk Beli Miras

Palembang, BP

Tidak diberikan uang untuk beli minuman keras (miras), Iskandar (24), warga Jalan Faqih Jalaluddin dekat masjid Agung mengamuk sembari mengejar pengamen bernama Miko (19) mengunakan sebilah pisau. Beruntungnya Miko keburu menyelamatkan diri dengan lari ke pos polisi di dekat Masjid Agung, Rabu (11/4) sekitar pukul 16.00. Beruntung tersangka Iskandar yang kedapatan membawa sajam langsung diringkus polisi.

Dijelaskan Miko, kejadian bermula ketika dirinya mengamen dan melintas di Jalan Kapten Cek Syeh, Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan IT I.  Ketika itu tersangka meminta sejumlah uang kepada korban dengan alasan untuk beli miras. Namun korban menolak dengan nada keras sehingga terjadi adu mulut antara keduanya.

Tersangka saat itu tidak bisa mengkontrol lagi dan langsung mencabut sebilah pisau dengan menodongkan ke perut korban. Sadar dirinya dalam bahaya, korban  memilih menyelamatkan diri dengan mencari perlindungan ke pos polisi. Kemudian  petugas  yang menyaksikan keduanya tengah ribut di halaman pos, lantas mengamankan keduanya.

Namun Iskandar membantah memalak Miko, menurutnya, dia hanya mengajak bicara dan mengajak minum miras. Namun dirinya mengakui pemilik senjata tajam tersebut. “Saya hanya mengajaknya saja, tidak berkelahi,” kelitnya bapak satu anak ini.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabarudin Ginting, SIk didampingi Kasat Reskrim Kompol Frido Situmorang, SIk, SH membenarkan telah menerima perkara keduanya. “Kedua orang itu sudah kita amankan bersama barang bukti berupa sebilah pisau. Adapun keduanya sama-sama dalam pengaruh miras dan obat-obatan terlarang,” ungkap Frido. /ren